Labuhanbatu Selatan, AgaraNews . Com – Semangat kebersamaan dan kepedulian terlihat dalam pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Lapangan Mutiara, tepat di depan Kantor Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, pembangunan MCK kini memasuki tahap pemasangan batu dinding. Batu demi batu disusun dengan rapi dan teliti, menjadi langkah nyata menghadirkan fasilitas yang kelak memberikan manfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di bawah semangat pengabdian, personel Satgas TMMD ke-130 terus bekerja dengan penuh dedikasi dan mengedepankan gotong royong. Bagi para prajurit, pekerjaan ini bukan sekadar mendirikan bangunan, melainkan bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Susunan batu yang mulai membentuk dinding MCK menjadi gambaran bahwa setiap tetes keringat yang tercurah membawa harapan akan hadirnya fasilitas yang lebih baik bagi warga.
Manfaat pembangunan MCK ini nantinya akan dirasakan oleh masyarakat yang beraktivitas di sekitar Lapangan Mutiara, khususnya warga Dusun Cikampak Pekan, Desa Aek Batu. Lapangan tersebut kerap menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan masyarakat. Dengan adanya fasilitas MCK, warga diharapkan dapat mengikuti setiap kegiatan dengan lebih nyaman, tanpa harus khawatir terhadap keterbatasan sarana sanitasi di sekitar lokasi.
Hal yang membuat suasana pembangunan semakin istimewa adalah keakraban yang terjalin antara personel Satgas dan masyarakat. Warga tampak antusias menyaksikan proses pengerjaan sembari berbincang santai dengan para prajurit. Canda dan percakapan sederhana itu menghadirkan suasana kekeluargaan yang hangat. Kedekatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan kepercayaan antara TNI dengan rakyat.
Melalui pembangunan MCK ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu kembali menunjukkan bahwa pengabdian sejati tidak selalu diukur dari besarnya bangunan yang didirikan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Setiap batu yang tersusun menyimpan harapan, setiap tenaga yang dicurahkan menghadirkan kepedulian, dan setiap kebersamaan yang terjalin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab, ketika TNI dan masyarakat bergotong royong, yang dibangun bukan hanya fasilitas desa, tetapi juga ikatan persaudaraan dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.(Lia Hambali)






















