Kutacane – Agaranews.com / Harapan untuk kembali ke kampung halaman di Aceh Tenggara kini mulai menemukan titik terang bagi Murni, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh Tenggara yang saat ini masih berada di Malaysia.
Upaya pemulangan Murni mendapat perhatian Anggota DPRA, Yahdi Hasan. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu memperjuangkan kepulangan Murni agar dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga di tanah kelahirannya.
Langkah tersebut menguat setelah sejumlah anggota keluarga Murni mendatangi kediaman Yahdi Hasan untuk menyampaikan permohonan secara langsung, Minggu (1/11/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keluarga yang hadir terdiri dari suami Murni, Jono Pinim, anaknya Cahaya Marwah, kakaknya Leni, serta sepupunya Santi. Kedatangan mereka membawa satu harapan besar, yakni agar Murni dapat segera dipulangkan ke Aceh Tenggara.
Pertemuan itu bukan sekadar menyampaikan permohonan, tetapi juga menjadi upaya keluarga mencari jalan keluar agar proses kepulangan Murni tidak berlarut-larut.
Dalam pertemuan tersebut, Yahdi Hasan didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, SKM., M.KM. Keduanya membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk mempercepat proses pemulangan, terutama menyangkut kelengkapan administrasi dan koordinasi lintas instansi.
Yahdi Hasan menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi Murni bukan semata-mata urusan administratif, melainkan menyangkut kemanusiaan dan hak seorang warga negara untuk kembali ke tanah air.
Ia memastikan akan terus mengawal proses tersebut sampai seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Saat ini, proses pemulangan Murni sedang diupayakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Aceh, Dinas Sosial Aceh, serta Baitul Mal Aceh.
Yahdi menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan. Berdasarkan perkembangan koordinasi yang sedang berjalan, pihaknya memperkirakan seluruh persoalan administrasi dapat diselesaikan dalam pekan ini.
Dengan demikian, Murni diharapkan bisa segera dipulangkan dan kembali ke tengah keluarga di Aceh Tenggara.
“Ini adalah persoalan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak. Kami berkomitmen membantu serta mengawal proses ini sampai seluruh urusan administrasi selesai, sehingga Murni dapat segera kembali ke kampung halamannya,” demikian komitmen Yahdi Hasan.
Ia juga mengharapkan doa dan dukungan masyarakat agar seluruh tahapan pemulangan, termasuk komunikasi dengan instansi terkait, dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Bagi keluarga, kepulangan Murni tentu menjadi harapan yang sangat dinantikan. Sebab, di kampung halaman ada suami, anak, dan keluarga yang menunggu untuk kembali berkumpul bersama. Ady

























