
Kutacane Agaranews.com – Babinsa Koramil 0108-04/Babussalam Sertu Dedi Susilo jajaran Kodim 0108/Agara bersama masyarakat mendampingi budidaya ikan belut di desa pulo piding Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (08/10/2025).
Sertu Dedi Susilo menjelaskan kepada masyarakat belut salah satu upaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi peran Babinsa dalam mendampingi budidaya belut merupakan bagian dari upaya mereka dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun berita spesifik tentang budidaya belut tidak ditemukan, pendampingan Babinsa terhadap berbagai jenis budidaya perikanan, termasuk ikan nila dan lele, sering dilaporkan dengan demikian, pendampingan untuk budidaya belut juga merupakan kegiatan yang relevan dengan tugas dan peran mereka.
Kehadiran Babinsa di tengah tengah warga masyarakat untuk memberi motivasi dan pendampingan: Babinsa akan memotivasi warga atau kelompok tani untuk memulai ataumengembangkan budidaya belut. Mereka akan memberikan pendampingan langsung, mulai dari persiapan hingga panen, untuk memastikan keberhasilan usaha warga desa binaan.
Babinsa turut serta memberikan edukasi dan sosialisasi, dan berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Perikanan, untuk memberikan penyuluhan mengenai teknik budidaya belut yang baik dan benar. Materi yang disampaikan bisa mencakup cara pembuatan media kolam, fermentasi pakan, serta cara penanganan hama dan penyakit.
Membantu percepatan proses budidaya: Babinsa dapat membantu warga dalam proses pengerjaan, misalnya membantu mempersiapkan kolam atau menyebarkan benih. Pendampingan ini memastikan setiap tahapan berjalan dengan lancar dan efisien.
Babinsa berperan sebagai penghubung antara petani dan instansi pemerintah. Jika ada bantuan program dari pemerintah, seperti penyaluran benih, Babinsa dapat membantu memfasilitasi prosesnya.
Sehingg mampu menguatkan ketahanan pangan desa: Dengan pendampingan budidaya belut, Babinsa turut berkontribusi dalam mengamankan ketersediaan pangan di tingkat lokal. Belut yang kaya gizi dapat menjadi sumber protein tambahan bagi masyarakat.
Sehingga nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi: hasil panen dari budidaya belut dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan warga. Babinsa dapat membantu mempromosikan hasil panen, terutama jika ada kelebihan produksi.
(Pendim Agara).
































