Dari Tanah ke Rabat Beton : Masa Depan Petani di Desa Kembangan, Lereng Gunung Lawu

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:57 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Magetan, AgaraNews.com.// Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani.

Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan pembangunan, terutama dalam sektor infrastruktur pendukung pertanian.Di sana, kita dapat dengan mudah menemukan akses jalan menuju area persawahan warga yang kondisinya masih berupa tanah liat. Saat musim penghujan tiba, jalan-jalan itu menjadi licin dan sulit dilalui, sehingga aktivitas pertanian pun kerap terganggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisinya memang banyak jalan di area persawahan warga yang saat ini masih berupa tanah liat. Ini juga yang kerap dikeluhkan para petani di sini. Terlebih kalau saat musim panen yang berbarengan dengan musim penghujan, warga kesulitan dalam mengangkut hasil panennya,” ungkap Kades Kembangan Yani Maryadi ditemui usai upacara pembukaan TMMD ke-126 di Lapangan Desa Kembangan, Rabu (8/10/2025).

Meski demikian, pertanian di Desa Kembangan diakuinya cukup maju dan memiliki berbagai komoditas pertanian unggulan, seperti padi, tebu, jagung, dan kacang tanah.

Melihat kondisi itu, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi pemilihan sasaran rabat jalan usaha tani sepanjang 1.400 meter yang dilakukan dalam TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan di Desa Kembangan. Ia menilai, keberadaan akses jalan yang layak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Kalau kita ingin meningkatkan produktivitas pertanian, tentunya kita harus mampu mendukung apa yang dibutuhkan oleh para petani. Salah satunya dengan akses jalan yang layak untuk mendukung aktivitas mereka sehari-hari,” kata Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu di lokasi rabat jalan usaha tani.

Sebagai salah satu akses penghubung dari Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro menuju Desa Temboro, Kecamatan Karas, sasaran rabat jalan itu diharapkannya juga mampu untuk menggerakkan perekonomian warga.

“Disadari atau tidak, ketika jalannya bagus, maka kegiatan masyarakat akan lebih lancar, sehingga perekonomian warga juga dapat berjalan dengan baik. Stimulus seperti inilah yang tentunya kita harapkan bersama,” jelasnya.

Tak hanya rabat jalan usaha tani, TMMD ke-126 di Desa Kembangan juga menyentuh berbagai pembangunan infrastruktur lainnya.

“Kita juga ada sasaran pembangunan talud di 3 titik berbeda sepanjang 217 meter, renovasi masjid 1 unit, dan pembangunan 2 unit Poskamling. Juga ada pula program unggulan Kasad berupa pembangunan 7 unit sumur bor, renovasi 15 unit Rutilahu, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 bibit pohon produktif,” sebut Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki.

Ditambahkannya, sebagai upaya menyeluruh, pada TMMD yang akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan itu juga dilakukan sasaran nonfisik dalam bentuk kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan berbagai macam penyuluhan yang bermanfaat bagi masyarakat.Selaku Dansatgas TMMD, ia pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bergotong royong melaksanakan kegiatan TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Magetan.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti berterima kasih kepada TNI yang telah menghadirkan TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia mengaku, program ini sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya banyak mengucapkan terima kasih, khususnya kepada TNI yang telah berkolaborasi dengan warga masyarakat dalam kegiatan TMMD. Ini sangat membantu sekali bagi warga masyarakat,” ujarnya.

Nanik juga mengungkapkan alasan dipilihnya Desa Kembangan menjadi lokasi dilaksanakannya TMMD ke-126 di wilayahnya. Ia menilai, Desa Kembangan saat ini masih memerlukan percepatan pembangunan infratruktur, khususnya dalam peningkatan akses jalan menuju area persawahan warga.( Lia Hambali)

Berita Terkait

Babinsa Syamtalira Bayu Bantu Warga Jemur Padi
Belasan Tahun Warga Pasar Rawa Menunggu Air Bersih Layak Konsumsi,TMMD Datang Tanah Langsung di Bor
Air Bersih Layak Konsumsi Tersembur Dari Bumi Langkat,Ribuan Warga Ucapkan Terimakasih kepada TNI
Dari Program TMMD, Enam Meter yang Mengubah Arah Hidup Warga Pasar Rawa
Belasan Tahun Menunggu Air Bersih, TMMD Mengakhiri Dahaga Warga Pasar Rawa
TNI Polri ‘Meyerbu’ Desa Pasar Rawa,Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Rehab RTLH
Akhirnya Mengalir di 2026: 5 Sumur Bor Datang ke Pasar Rawa Lewat TMMD
Enam Meter yang Menggerakkan Desa: Jembatan TMMD 128 Siap Ubah Arah Ekonomi Pasar Rawa

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:59 WIB

Babinsa Syamtalira Bayu Bantu Warga Jemur Padi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:54 WIB

Belasan Tahun Warga Pasar Rawa Menunggu Air Bersih Layak Konsumsi,TMMD Datang Tanah Langsung di Bor

Senin, 4 Mei 2026 - 14:53 WIB

Air Bersih Layak Konsumsi Tersembur Dari Bumi Langkat,Ribuan Warga Ucapkan Terimakasih kepada TNI

Senin, 4 Mei 2026 - 14:50 WIB

Dari Program TMMD, Enam Meter yang Mengubah Arah Hidup Warga Pasar Rawa

Senin, 4 Mei 2026 - 14:48 WIB

Belasan Tahun Menunggu Air Bersih, TMMD Mengakhiri Dahaga Warga Pasar Rawa

Senin, 4 Mei 2026 - 14:40 WIB

Akhirnya Mengalir di 2026: 5 Sumur Bor Datang ke Pasar Rawa Lewat TMMD

Senin, 4 Mei 2026 - 14:38 WIB

Enam Meter yang Menggerakkan Desa: Jembatan TMMD 128 Siap Ubah Arah Ekonomi Pasar Rawa

Senin, 4 Mei 2026 - 14:36 WIB

Prajurit Turun Tangan di Pasar Rawa, Rumah Reyot Dibongkar, Harapan Dibangun

Berita Terbaru

HEADLINE

Babinsa Syamtalira Bayu Bantu Warga Jemur Padi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:59 WIB