Pakpak Bharat, AgaraNews.com// Suasana hangat dan penuh keakraban tampak di halaman rumah salah satu warga di Jalan Mata Kocing, Dusun III, Desa Salak I, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (11/10/2025). Di tengah teriknya matahari, Praka Jekki Muliady Banurea, Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, terlihat akrab berbincang dengan petani sambil membantu menjemur jagung hasil panen.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial (Binter) dengan metode komunikasi sosial (Komsos), yang rutin dilaksanakan Babinsa untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat binaannya. Namun, di balik aktivitas sederhana itu, tersimpan makna mendalam tentang kemanunggalan TNI dengan rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Praka Jekki tidak sekadar datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga ikut membantu warga seperti P. Erwin Boangmanalu, petani setempat yang sedang menjemur jagung di pekarangan rumahnya. Sambil menata jagung kering di bawah sinar matahari, keduanya berbincang ringan tentang hasil panen dan kondisi harga di pasaran.
Dalam obrolan itu, Erwin menyampaikan bahwa harga jagung kering dengan kadar air 15 persen saat ini berada di kisaran Rp6.100 per kilogram, yang dijual langsung kepada pengumpul yang datang ke rumah-rumah petani.
“Harga sekarang lumayan, meskipun biaya pupuk dan tenaga kerja juga naik. Tapi yang penting hasil panen bagus, bisa bantu kebutuhan keluarga,” ungkap Erwin sambil tersenyum.
Mendengar hal itu, Praka Jekki mengapresiasi semangat para petani yang tetap bekerja keras di tengah fluktuasi harga dan tantangan cuaca. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya menjalankan tugas formal, tetapi juga menjadi sahabat dan pendengar bagi warga desa.
“Kami ingin tahu langsung apa yang dirasakan masyarakat. Dengan begitu, TNI bisa lebih tepat dalam membantu dan mendukung kegiatan masyarakat, terutama di sektor pertanian,” ujar Jekki.
Sementara itu, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. Sagala, melalui Babinsa menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, membantu kesulitan warga, dan menjadi bagian dari solusi. Dari hal-hal sederhana seperti ini, hubungan TNI dan rakyat semakin erat,” ucap Kapten Sagala.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi potret nyata kedekatan TNI dengan masyarakat desa. Di tengah panasnya terik dan butiran jagung yang dijemur, kehadiran Babinsa membawa kesejukan tersendiri bagi warga — bukan karena pangkat dan seragamnya, tetapi karena ketulusan dalam mendengar dan membantu.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































