Singgah di Ladang Jagung, Babinsa Beri Motivasi dan Strategi Tanam Kopi yang Efektif

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:26 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Pakpak Bharat, AgaraNews. Com // Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi sumber motivasi dan solusi bagi warga. Hal itu terlihat saat Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Rudi Limbong, singgah di sebuah ladang jagung milik petani Hendra Habeahan di Desa Kuta Saga, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Hendra Habeahan tengah sibuk membuat lubang tanam untuk budidaya kopi robusta jenis Lampung yang akan ditanam di sela-sela tanaman jagung miliknya dengan luas lahan sekitar 7 rante. Melihat aktivitas tersebut, Serda Rudi Limbong langsung mendatangi lahan dan berbincang santai dengan pemilik kebun.

Dalam kesempatan itu, Babinsa tidak hanya menjalin komunikasi sosial dengan petani, tetapi juga turut membantu pembuatan lubang tanam serta memberikan arahan mengenai teknik budidaya kopi robusta dengan sistem tumpang sari agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Serda Rudi menjelaskan bahwa pola tanam tumpang sari antara kopi dan jagung merupakan salah satu metode yang efektif untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Selain memberikan hasil jangka panjang dari tanaman kopi, petani juga tetap dapat memperoleh pendapatan dari tanaman jagung maupun sayuran yang ditanam di sela-sela kebun.

“Untuk kopi robusta jenis Lampung yang ditanam dengan sistem tumpang sari, jarak tanam yang ideal sekitar dua meter antar tanaman. Dengan pengaturan yang baik, pertumbuhan kopi akan lebih optimal dan tidak mengganggu tanaman lainnya,” ujar Serda Rudi di sela kegiatan.

Ia menambahkan, lahan seluas 7 rante tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 250 batang bibit kopi robusta. Selama tanaman kopi belum memasuki masa produksi, petani masih dapat memanfaatkan lahan di antara tanaman kopi untuk menanam jagung maupun berbagai jenis sayuran sebagai sumber pendapatan tambahan.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara maksimal menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Hendra Habeahan mengaku senang dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Babinsa. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan sangat membantu, terutama dalam memahami pola tanam yang tepat untuk pengembangan kebun kopi miliknya.

“Terima kasih kepada Pak Babinsa yang sudah datang ke ladang kami, membantu pekerjaan dan memberikan arahan tentang cara penanaman kopi yang baik. Kami jadi lebih yakin untuk mengembangkan kebun ini agar hasilnya lebih maksimal,” ungkap Hendra.

Terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, Babinsa dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam mengembangkan usaha pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Babinsa harus menjadi motor penggerak sekaligus sahabat bagi masyarakat. Melalui pendampingan seperti ini, kami berharap petani semakin termotivasi untuk mengelola lahannya secara optimal sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan keluarga,” kata Kapten A. Siregar.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dari tingkat desa hingga nasional.

Kegiatan sederhana di tengah ladang jagung tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat menemukan strategi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan membuka peluang ekonomi yang lebih baik di masa depan.(Lia Hambali)

(Prajurit Pena)

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!
Wakil Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-8i
638 Narapidana Lapas Tanjungbalai Asahan Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Orang Langsung Bebas
Polres Karo Tampil dalam Parade Defile Pawai Kemerdekaan RI ke-81
Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Yahdi Hasan Hadiri Yasinan di SMA Negeri 1 Kutacane, Doakan 21 Tahun Perdamaian Aceh dan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia
Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81
Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-8i

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:47 WIB

638 Narapidana Lapas Tanjungbalai Asahan Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Orang Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Polres Karo Tampil dalam Parade Defile Pawai Kemerdekaan RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Forkopimda Karo Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Karo, Kapolres : Jalankan Tugas dengan Disiplin dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru