Kutacane // agaranews.com, online – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Aceh Tenggara. Anggota Komisi V DPR RI, H. Irmawan, S.Sos., M.M., memastikan bahwa pada tahun 2026, rute penerbangan Bandara Alas Leuser Kutacane – Kualanamu Deliserdang, Sumatera Utara, akan resmi dibuka.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Irmawan di hadapan Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M., para kepala balai dan satuan kerja (Satker) terkait, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (29/10/2025), di Oproom Setdakab setempat.
Selain pembukaan rute baru Kutacane–Kualanamu, Irmawan juga memastikan bahwa tahun depan akan ada penambahan frekuensi penerbangan rute Kutacane–Banda Aceh (Bandara Sultan Iskandar Muda). Jika selama ini jadwal penerbangan hanya dua kali seminggu, maka pada 2026 akan ditambah menjadi tiga kali seminggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
> “Saya minta Pak Sopian selaku Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Rembele untuk benar-benar mengawal jadwal penerbangan dari Bandara Alas Leuser menuju SIM Aceh Besar dan Kualanamu. Jangan sampai berubah lagi,” tegas Irmawan.
Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menyambut hangat rencana pembukaan rute penerbangan baru tersebut. Ia menilai langkah ini sangat positif dan dinantikan oleh masyarakat, karena akan memangkas waktu perjalanan dari Kutacane ke Medan yang biasanya memakan waktu enam jam menjadi hanya sekitar 25 menit.
> “Selain sudah menjadi kebutuhan masyarakat, pembukaan rute baru ini juga akan memberikan dampak besar bagi kemajuan Aceh Tenggara, khususnya di bidang transportasi udara,” ujar Bupati.
Pemkab Aceh Tenggara, lanjutnya, menyampaikan terima kasih kepada H. Irmawan dan seluruh pihak yang telah berperan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurut Salim Fakhry, peningkatan jadwal penerbangan Kutacane–Banda Aceh juga sangat membantu mobilitas warga, terutama bagi mereka yang sering bepergian untuk urusan pemerintahan, pendidikan, maupun ekonomi.
Turut hadir dalam kegiatan Reses ( temu ramah tersebut), antara lain Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro; Kasatker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Aceh, Syarifah; Kepala Balai Cipta Karya Aceh, Tommi Permadhi; Kepala UPBU Rembele, Ahmad Sopian Rasyad; serta sejumlah pejabat Satker lainnya. Ady


































