LDKS SMKN 2 Trenggalek: Sentuhan Wasbang TNI untuk Meneguhkan Karakter Pelajar

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 21:30 WIB

50258 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Trenggalek, AgaraNews .com //.Upaya TNI dalam memperkuat karakter kebangsaan di kalangan pelajar terus digencarkan melalui program pembinaan teritorial. Hal ini terlihat dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah (LDKS) SMKN 2 Trenggalek yang digelar Minggu (16/11/2025). Koramil 0806-01/Trenggalek menghadirkan Bati Wanwil, Pelda M. Tajib, untuk memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Tata Upacara Sekolah (TUS) kepada peserta didik masa bakti 2025–2026.

Sejak sesi awal, Pelda Tajib berhasil mencuri perhatian peserta dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami. Suasana pelatihan menjadi akrab dan interaktif, ditandai banyaknya pertanyaan dari peserta yang membuat proses belajar berlangsung dua arah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam materinya, Pelda Tajib menekankan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi utama bagi generasi muda. “Wawasan kebangsaan itu bukan sekadar pengetahuan, tetapi napas yang harus hidup dalam diri setiap pelajar. Kita ingin generasi muda tidak hanya cerdas, tetapi juga punya karakter kuat, disiplin, dan cinta tanah air,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa upacara bendera tidak boleh dianggap formalitas belaka. “Upacara bendera dan kedisiplinan bukan formalitas. Di sanalah terbentuk sikap tanggung jawab dan kepemimpinan. Pelajar yang memahami makna itu akan tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi masa depan,” kata Pelda Tajib.Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong peserta untuk memaknai nasionalisme melalui tindakan sehari-hari. “Nasionalisme itu dimulai dari hal kecil, menghargai teman, patuh aturan, dan menjaga nama baik sekolah,” tuturnya.

Lebih jauh, Pelda Tajib menegaskan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam menjaga persatuan bangsa. “Wawasan kebangsaan harus dipahami sejak dini agar kalian bisa mengambil keputusan dengan hati yang benar dan pikiran yang jernih,” jelasnya.

Pada sesi TUS, Pelda Tajib memberikan pembekalan teknis mengenai baris-berbaris dan tata cara upacara yang baik dan benar. “Tata Upacara Sekolah bukan sekadar gerakan baris-berbaris, tetapi latihan untuk menguatkan kedisiplinan dan kerja sama. Ketika upacara dilakukan dengan benar, itu mencerminkan karakter dan kehormatan sekolah,” ungkapnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti praktik lapangan yang dipandu langsung oleh Pelda Tajib. Sesi tersebut berlangsung dinamis dan menyenangkan berkat pendekatan komunikatif serta beberapa candaan ringan yang mengurangi ketegangan.

Kepala SMKN 2 Trenggalek, Drs. Masrur Hanafi, M.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Koramil 0806-01/Trenggalek. “Kami berterima kasih kepada TNI yang telah meluangkan waktu memberi pembinaan. Materi Wasbang dan TUS sangat penting bagi peserta LDKS yang akan menjadi pemimpin di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergi TNI–sekolah dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Koramil 0806-01/Trenggalek menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang nasionalis, berdisiplin, dan siap menjadi aset bangsa.( Lia Hambali)

Berita Terkait

Pemadam Kebakaran di Gunungsitoli Menerima Informasi HOAX, Ini Himbauan Ka.UPTD (Damkar) Kepada Masyarakat
Kunjungi Hamparan Perak, Bupati dan Wakil Letakkan Batu Pertama Renovasi RTLH dan Buka Turnamen Futsal
dr H Asri Ludin Tambunan Sampaikan Persoalan Tanah Hingga Infrastruktur ke Pusat
Tim Asistensi Desa Pemprov Riau : Antara Kekosongan Dasar Hukum, Kompetensi Semu, dan Potensi Pemborosan Anggaran
Pos Selal Yonif 751/VJS Berikan Pengobatan Gratis bagi Warga Kampung Dipol dan Bringin
Edukasi Publik: Dirjen PAS Riau Uraikan 9 Dasar Hukum Pemindahan Warga Binaan ke Nusakambangan
DPD API Riau & DPC API Pekanbaru Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Lewat The Parenting Project.
Tugas Wartawan Dihalangi, Sekretaris PWI Bolmut Kecam PT. Brantas Abipraya harus kena pidana Undang-undang PERS no 40/1999

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:37 WIB

Pemadam Kebakaran di Gunungsitoli Menerima Informasi HOAX, Ini Himbauan Ka.UPTD (Damkar) Kepada Masyarakat

Selasa, 28 April 2026 - 20:44 WIB

Kunjungi Hamparan Perak, Bupati dan Wakil Letakkan Batu Pertama Renovasi RTLH dan Buka Turnamen Futsal

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WIB

dr H Asri Ludin Tambunan Sampaikan Persoalan Tanah Hingga Infrastruktur ke Pusat

Selasa, 28 April 2026 - 20:25 WIB

Tim Asistensi Desa Pemprov Riau : Antara Kekosongan Dasar Hukum, Kompetensi Semu, dan Potensi Pemborosan Anggaran

Selasa, 28 April 2026 - 20:18 WIB

Pos Selal Yonif 751/VJS Berikan Pengobatan Gratis bagi Warga Kampung Dipol dan Bringin

Selasa, 28 April 2026 - 20:07 WIB

DPD API Riau & DPC API Pekanbaru Hadirkan Harapan Baru bagi Keluarga Lewat The Parenting Project.

Selasa, 28 April 2026 - 20:03 WIB

Tugas Wartawan Dihalangi, Sekretaris PWI Bolmut Kecam PT. Brantas Abipraya harus kena pidana Undang-undang PERS no 40/1999

Selasa, 28 April 2026 - 19:58 WIB

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Kunjungi Korban Tragedi Tabrakan Kereta di RSUD Chasbullah Abdul Majid (CAM) Kota Bekasi

Berita Terbaru