Cek Harga Pangan Jelang Akhir Tahun, Satgas Pangan Temukan Fluktuasi Wajar di Pasar Tradisional Semarang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:46 WIB

50228 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, AgaraNews.com //Satgas Pangan Polri bersama Satgas Pangan Polda Jawa Tengah melakukan pengecekan langsung harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional dan pasar modern di wilayah hukum Polrestabes Semarang, Minggu (28/12/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan pasca perayaan Natal 2025.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh perwakilan Satgas Pangan Bareskrim Polri, KBP Taufan Dirgantoro, S.I.K., M.H., didampingi jajaran Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah selaku Satgas Pangan Polda Jawa Tengah.Pengecekan dilakukan di beberapa lokasi, yakni Pasar Tradisional, Toserba, dan Swalayan Modern. Dalam kegiatan ini, Satgas Pangan juga berkoordinasi langsung dengan pengelola pasar dan manajemen toko guna memperoleh data harga riil di lapangan.

Di Pasar Tradisional, tim mendapati harga sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil. Harga beras premium tercatat Rp14.500 per kilogram dan beras medium Rp13.200 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras berada di angka Rp26.000 per kilogram dan daging ayam ras Rp36.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk komoditas hortikultura, harga cabai masih tergolong tinggi namun dinilai wajar. Cabai rawit merah dijual Rp75.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp65.000 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp70.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang putih Rp40.000 per kilogram dan bawang merah Rp45.000 per kilogram. Minyak goreng merek Minyakita dijual Rp17.500 per liter.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional, menyampaikan bahwa pasokan barang selama libur Natal tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan meskipun permintaan sempat meningkat.Sementara itu, hasil pengecekan di beberapa pasar modern menunjukkan harga cenderung lebih stabil dan tidak terlalu terdampak oleh lonjakan permintaan saat Natal. Di salah satu Toserba, beras premium dijual Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, telur ayam ras Rp28.000 per kilogram, serta Minyak goreng Rp18.000 per liter.

Di beberapa Swalayan komoditas dijual dengan harga lebih tinggi, seperti cabai rawit merah Rp114.900 per kilogram dan cabai merah keriting Rp112.900 per kilogram. Namun, harga tersebut dinilai sebanding dengan sistem distribusi dan standar kualitas pasar modern. Harga daging ayam ras di Superindo tercatat Rp42.900 per kilogram dan telur ayam ras Rp28.750 per kilogram.

Satgas Pangan mencatat adanya fluktuasi harga pada H-1 hingga Hari H Natal 2025, khususnya di pasar tradisional. Kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat, namun sifatnya sementara dan tidak signifikan.

Sebagai contoh, harga daging ayam ras sempat naik dari Rp36.000 menjadi Rp38.000 per kilogram saat Natal, sementara telur ayam ras naik dari Rp26.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Lonjakan juga terjadi pada cabai rawit merah yang sempat mencapai Rp90.000 per kilogram. Pasca Natal, harga-harga tersebut berangsur turun dan kembali normal.

Satgas Pangan Polri, KBP Taufan Dirgantoro, menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi harga pangan masih terkendali.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa fluktuasi harga menjelang dan saat Natal masih dalam batas kewajaran. Tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan maupun indikasi kelangkaan barang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah selaku Satgas Pangan Polda Jateng, AKBP M. Solikhin Fery, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat. Kami akan terus melakukan pengawasan guna mencegah penimbunan maupun permainan harga, khususnya menjelang momentum akhir tahun,” tegasnya.

Satgas Pangan Polri dan Polda Jawa Tengah memastikan sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola pasar, dan pelaku usaha akan terus diperkuat demi menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat. (Lia Hambali)

Berita Terkait

30 Titik Bor Air Bersih Sumbangan Jenderal Maruli Simanjuntak.MSc pada Masyarakat Pulau Samosir Provinsi Sumatra Utara
The Oxygen of Democracy: Why Press Freedom is a Universal Human Right, Pers International
Resmi Dilantik, GRIB Jaya PAC Wonoayu Gelar Syukuran dan Siap Tebar Manfaat Lewat Sinergi Sosial
Kejari Sidoarjo Dinilai Responsif, Pelapor Apresiasi Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Desa Ngaban
Babinsa Syamtalira Bayu Bantu Warga Jemur Padi
Belasan Tahun Warga Pasar Rawa Menunggu Air Bersih Layak Konsumsi,TMMD Datang Tanah Langsung di Bor
Air Bersih Layak Konsumsi Tersembur Dari Bumi Langkat,Ribuan Warga Ucapkan Terimakasih kepada TNI
Dari Program TMMD, Enam Meter yang Mengubah Arah Hidup Warga Pasar Rawa

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bantuan Sosial di Lawe Pinis: Kambing, Jagung, dan Harapan Kemandirian

Senin, 4 Mei 2026 - 09:26 WIB

PERERAT SILATURAHMI, BABINSA KORAMIL 05/DARUL MAKMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Binaan*

Senin, 4 Mei 2026 - 08:02 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Komsos dengan Warga Binaan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:00 WIB

Babinsa Posramil Tadu Raya bantu pencarian korban tenggelam di sungai Krueng Tadu

Senin, 4 Mei 2026 - 07:58 WIB

Babinsa laksanakan komsos bersama pekerja pembangunan KDKMP Desa Langkak

Senin, 4 Mei 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Ketambe Pantau Perbaikan Jalan Nasional Yang Rusak di Terjang Banjir Badang

Senin, 4 Mei 2026 - 07:40 WIB

Jaga Keselamatan Warga Yang Melintas Babinsa Koramil 0108-04/ Babussalam Cek Jembatan Darurat

Berita Terbaru