
Nagan Raya Agaranews.com – Prajurit Kodim 0116/Nara yang di bantu oleh personil dari Yon TP 856/SBS dan Prajurit Zibang Rem 012/TU terus mengejar percepatan pemulihan akses darat pascabanjir dan longsor yang merusak jembatan penghubung antara kabupaten Nagan Raya menuju Kabupaten Aceh Tengah, tepatnya di Desa Blang Meurandeh Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya, Senin ( 29-12-2025 )
Jembatan Bailey kini menjadi solusi utama untuk menghubungkan kembali daerah-daerah yang terisolasi akibat bencana. Banyak Jembatan dilaporkan putus dan tidak dapat digunakan sama sekali, tersebar di lintas barat, timur, dan tengah Aceh, terutama di kecamatan Beutong Ateuh Banggalang ini, untuk mempercepat pembukaan akses antara kabupaten Nagan Raya dan kabupaten Aceh Tengah, jembatan Bailey terus dikebut supaya cepat selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini kita sedang melakukan pemasangan jembatan Bailey, bekerja sama dengan prajurit Kodim 0116/Nara dibantu oleh personil dari Yon TP Dan Zibang.
Pemasangan jembatan Bailey menjadi prioritas karena jalur-jalur yang rusak merupakan akses utama transportasi bantuan kemanusiaan Menuju akses ke pertengahan di wilayah Aceh, pemasangan jembatan yang saat ini dikerjakan dapat rampung dalam awal tahun depan, sehingga pendistribusian logistik, obat-obatan, dan peralatan darurat bisa kembali lancar.
“Jika titik-titik jembatan ini di Beutong Ateuh Banggalang sudah terhubung ke jalur wilayah kabupaten Aceh Tengah, beberapa jembatan lain yang juga membutuhkan Bailey akan segera menyusul. Ini akan mempercepat penanganan isolasi wilayah terdampak,” jelasnya.
Kita berharap seluruh sumber daya dikerahkan untuk memulihkan akses secepat mungkin, mengingat jembatan-jembatan tersebut merupakan jalur vital pendukung stabilitas logistik dan pergerakan masyarakat.
“Kita berharap juga cuaca mendukung agar proses pemasangan Bailey bisa berlangsung sesuai target. Begitu akses terhubung, pengiriman bantuan akan jauh lebih cepat.

































