Bayi Usia 12 Bulan butuh Uluran Tangan, Ibrahim Harus Bertaruh Nyawa Melawan Atresia Bilier : Mari Bantu ia Bertahan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:05 WIB

50184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Gresik – 30/12/2025. AgaraNews. Com // Perjuangan melawan penyakit langka kembali mengetuk nurani publik. Seorang bayi berusia 12 bulan bernama Ibrahim Alayyubi, yang berdomisili di Kabupaten Gresik, saat ini tengah berjuang melawan Atresia Billier, kelainan bawaan serius pada saluran empedu yang berisiko tinggi menyebabkan gagal hati hingga kematian apabila tidak segera ditangani secara medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak lahir, Ibrahim telah didiagnosis mengidap Atresia Billier, kondisi yang menyebabkan tersumbatnya saluran empedu sehingga fungsi hati mengalami kerusakan progresif. Gejala klinis tampak dari pembesaran perut, gangguan metabolisme, serta menurunnya daya tahan tubuh.

Berdasarkan rekomendasi tim medis, transplantasi hati menjadi satu-satunya pilihan medis untuk menyelamatkan nyawa Ibrahim. Karena keterbatasan fasilitas transplantasi hati di Jawa Timur, Ibrahim dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Secara prosedural, biaya tindakan transplantasi ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Namun demikian, keluarga masih dihadapkan pada kebutuhan biaya besar di luar skema BPJS, terutama untuk skrining dan pemeriksaan pendonor yang diperkirakan mencapai Rp140 juta.

Selain itu, biaya nonmedis seperti transportasi, akomodasi pendamping keluarga, serta kebutuhan perawatan penunjang selama proses rujukan turut menjadi beban berat.

Secara administratif, Ibrahim tercatat sebagai penduduk Kota Surabaya, namun secara faktual saat ini berada di Kabupaten Gresik, sehingga pendampingan sosial dan kemanusiaan memerlukan perhatian lintas wilayah.

Melihat kondisi tersebut, PATTIRo Gresik bersama BAZNAS membuka penggalangan donasi kemanusiaan guna membantu memenuhi kebutuhan mendesak demi keselamatan hidup Ibrahim.

Donasi difokuskan untuk mendukung biaya skrining pendonor dan kebutuhan medis penunjang yang bersifat krusial.

“Atresia Billier adalah penyakit yang berpacu dengan waktu. Setiap keterlambatan penanganan dapat memperkecil peluang hidup anak. Dukungan publik menjadi bagian penting dari proses penyelamatan nyawa,” ujar salah satu relawan pendamping keluarga.

Apresiasi dan Dukungan LPK-RI DPC Kabupaten Gresik
Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) DPC Kabupaten Gresik, Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph., menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat penggalangan donasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu proses penyelamatan bayi Ibrahim.

“Kami mengapresiasi inisiatif kemanusiaan yang dilakukan PATTIRo Gresik dan BAZNAS. Kasus ini bukan semata persoalan medis, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan keadilan sosial. Negara hadir melalui BPJS, namun kepedulian masyarakat menjadi kekuatan tambahan yang sangat menentukan.

LPK-RI DPC Kabupaten Gresik mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu demi menyelamatkan masa depan seorang anak,” tegas Gus Aulia, SE., SH., MM., M.Ph.

Informasi Rekening Donasi
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui rekening resmi berikut:

Rekening Resmi Penggalangan Donasi
Bank Jatim
Nomor Rekening: 0273706861
Atas Nama: UPZ PATTIRO KEREN
Rekening Donasi Keluarga
Bank Jatim: 1836010333
BRI: 62802017513537
Mandiri: 1780006951020
(a.n. Sulis Setiawati Nikmah)

Konfirmasi dan Informasi Donasi
Untuk transparansi dan pendataan donasi, konfirmasi dapat dilakukan melalui:
0857-1314-8250 (Wenda F.)
0823-4297-8688 (Budi Lestari)
0813-3110-7516
0813-3093-2395

Penggalangan dana ini menjadi pengingat bahwa di balik angka, prosedur, dan regulasi layanan kesehatan, terdapat nyawa kecil yang bergantung pada kepedulian sosial. Uluran tangan masyarakat bukan sekadar solidaritas, tetapi wujud nyata kehadiran kemanusiaan di saat sistem negara bekerja.

Di usia yang belum genap dua tahun, Ibrahim belum memahami arti sakit dan perjuangan hidup. Namun harapan itu tetap ada—tumbuh dari kepedulian banyak hati yang memilih untuk peduli.   ( Lia Hambali/Tim)

Berita Terkait

30 Titik Bor Air Bersih Sumbangan Jenderal Maruli Simanjuntak.MSc pada Masyarakat Pulau Samosir Provinsi Sumatra Utara
The Oxygen of Democracy: Why Press Freedom is a Universal Human Right, Pers International
Resmi Dilantik, GRIB Jaya PAC Wonoayu Gelar Syukuran dan Siap Tebar Manfaat Lewat Sinergi Sosial
Kejari Sidoarjo Dinilai Responsif, Pelapor Apresiasi Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Desa Ngaban
Babinsa Syamtalira Bayu Bantu Warga Jemur Padi
Belasan Tahun Warga Pasar Rawa Menunggu Air Bersih Layak Konsumsi,TMMD Datang Tanah Langsung di Bor
Air Bersih Layak Konsumsi Tersembur Dari Bumi Langkat,Ribuan Warga Ucapkan Terimakasih kepada TNI
Dari Program TMMD, Enam Meter yang Mengubah Arah Hidup Warga Pasar Rawa

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Bantuan Sosial di Lawe Pinis: Kambing, Jagung, dan Harapan Kemandirian

Senin, 4 Mei 2026 - 09:26 WIB

PERERAT SILATURAHMI, BABINSA KORAMIL 05/DARUL MAKMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Senin, 4 Mei 2026 - 09:21 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Binaan*

Senin, 4 Mei 2026 - 08:02 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Komsos dengan Warga Binaan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:00 WIB

Babinsa Posramil Tadu Raya bantu pencarian korban tenggelam di sungai Krueng Tadu

Senin, 4 Mei 2026 - 07:58 WIB

Babinsa laksanakan komsos bersama pekerja pembangunan KDKMP Desa Langkak

Senin, 4 Mei 2026 - 07:44 WIB

Babinsa Posramil Ketambe Pantau Perbaikan Jalan Nasional Yang Rusak di Terjang Banjir Badang

Senin, 4 Mei 2026 - 07:40 WIB

Jaga Keselamatan Warga Yang Melintas Babinsa Koramil 0108-04/ Babussalam Cek Jembatan Darurat

Berita Terbaru