Kutacane, Agaranews.Com- Ketua Lembaga Peta Aceh Tenggara, Nawi Sekedang mengklaim bahwa.Statement yang dilontarkan Amas Muda beberapa waktu lalu Kepada Bupati Agara tidak sesuai Fakta dan realita dilapangan.
Dalam Statement Amas Muda menyebutkan, penanganan bencana Hidrometeorologi serta pemimpin yang dianggap tuli dan otoriter adalah bencana paling dahsyat Daerah itu tahun lalu dan termasuk konteks krisis Demokrasi.
Menurut Nawi Sekedang, pernyataan yang disampaikan Amas Muda sebagai Organisasi Kemahasiswaan tidak mencerminkan sikap mahasiswa yang teladan yang mencakup kombinasi kualitas dibeberapa aspek sejatinya yang dimiliki seorang mahasiswa yang baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
,” Kemana kamu selama ini Amas Muda sehingga seenaknya saja ngomong tidak sesuai Fakta dan tidak beretika sejatinya Mahasiswa itu baik dan teladan,” kata Nawi Sekedang kepada Media Agara, News.Com
Dikatakan Nawi Sekedang, sebagai Organisasi Kemahasiswaan hendaknya mengkritik itu sesuai dengan Fakta yang ada , juga diberi masukan dan solusi yang baik agar tidak ada pihak yang dirugikan ucapnya
,” Saya pun pernah mengkritik kebijakan pemimpin yang salah tapi saya juga memberikan solusi dan masukan yang baik untuk dilakukan dalam kebaikan,” tambah Nawi Sekedang
Terkait penanganan pasca bencana selama ini khususnya Aceh Tenggara menurut Nawi Sekedang, sangat maksimal dan bijak seperti yang kita lihat, Bupati dan jajaran berjibaku turun ke lapangan untuk membantu sejak dari terjadinya banjir tersebut.
Selain itu, Bupati juga selalu berkoordinasi dan kolaborasi dalam penanganan bencana bersama Forkompimda dan lembaga lain baik provinsi maupun pusat, juga berbaur ditengah pengungsi untuk mendengar keluhan mereka,
,” Bupati dan jajaran selama ini bekerja dengan serius tidak kenal siang dan malam panas dan hujan untuk penanganan banjir, seperti yang kita lihat dilapangan atau pun di media massa yang dipublikasikan apakah itu tidak disebut kerja nyata dan peduli,” kata Nawi Sekedang
Maka untuk itu, Nawi Sekedang berharap kepada semua elemen masyarakat Aceh Tenggara, bijaklah menilai hal sesuatu mana yang baik dan buruk, kritik boleh saja tapi sampaikan dengan fakta agar tidak terjadi kegaduhan ditengah masyarakat apa lagi kita saat ini dalam berduka atas terjadinya bencana( Sopian Selian)

































