Kutacane , agaranews.com//
Balai Cipta Karya (CK) selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, mengutus Tim Survei Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dalam rangka menindaklanjuti program tanggap darurat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.
Pengutusan tim survei ini menjadi langkah awal dalam rencana pembangunan dan pemulihan infrastruktur PDAM Tirta Agara, yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana alam.
Tim Survei SPAM yang merupakan mitra kerja PT Hutama Karya tersebut melakukan koordinasi langsung bersama Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE, MM, Sekretaris Daerah Aceh Tenggara Yusrizal, ST, serta Direktur PDAM Tirta Agara Mat Budiman, S.Pd.I.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menyampaikan bahwa kehadiran tim survei ini menjadi harapan besar bagi percepatan pemulihan layanan air bersih kepada masyarakat.
“Ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi PDAM Tirta Agara, agar pelayanan air minum kembali normal dan bahkan lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Agara, Mat Budiman, menjelaskan bahwa hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar perencanaan teknis pembangunan serta estimasi kebutuhan anggaran dan waktu pelaksanaan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap seluruh tahapan pekerjaan perbaikan dan pembangunan PDAM Tirta Agara dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan dipercepat, demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan, agar upaya pemulihan infrastruktur air minum ini dapat terlaksana dengan baik.
“Dengan dukungan semua pihak, Insya Allah perbaikan PDAM Tirta Agara dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tenggara,” tutupnya. Ady Gegoyong

































