Pakpak Bharat, – AgaraNews.com// Suasana sederhana Warung Ibu Ani di Dusun Sosor, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (5/1/2025), menjadi saksi hangatnya kebersamaan antara aparat teritorial dan warga. Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Serda Julianto Manik, tampak duduk santai sembari berbincang dengan Iman Solin (65), seorang tokoh warga setempat. Obrolan ringan di sela hiruk pikuk warung kopi itu menjadi gambaran nyata pendekatan humanis TNI di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rutinitas komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial. Melalui dialog santai dan penuh keakraban, Babinsa berupaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap berbagai informasi terkini dari warga, mulai dari kondisi sosial hingga situasi keamanan lingkungan. Warung kopi pun bertransformasi menjadi ruang strategis membangun kepercayaan dan kebersamaan.

Menurut Serda Julianto Manik, komsos bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana mendekatkan diri dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis. “Dengan sering turun ke lapangan dan berbincang langsung, kami bisa mengetahui denyut kehidupan warga serta mendeteksi secara dini potensi permasalahan di wilayah binaan,” ujarnya. Pendekatan ini diyakini mampu memperkuat rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Sementara itu, Danramil 07/Salak Kapten Inf A. F. Sagala menegaskan bahwa kegiatan komsos merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menjadi bagian dari solusi. Kedekatan emosional yang terbangun dari hal-hal sederhana seperti berbincang di warung kopi justru menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas wilayah,” jelasnya.
Melalui langkah-langkah sederhana namun bermakna ini, Koramil 07/Salak terus meneguhkan perannya sebagai mitra masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan dan kebersamaan, bahwa menjaga desa bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang dirajut dari dialog, kepedulian, dan kehadiran yang tulus. (Prajurit Pena/Lia Hambali)
































