Medan, AgaraNews. Com // Babinsa Kelurahan Pulo Brayan Darat II Koramil 0201-02/MT, Serda Setiawan, melaksanakan kegiatan mediasi terkait perkelahian antar anak remaja yang terjadi di wilayah binaannya. Kegiatan mediasi tersebut berlangsung pada Senin, 05 Januari 2026, pukul 11.00 WIB, bertempat di Jalan Jemadi No. 80, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur.
Mediasi ini melibatkan dua pihak yang berselisih, yakni Pihak I berinisial H.W. (15 tahun), warga Jalan Jemadi No. 80 Kelurahan Pulo Brayan Darat II, dan Pihak II berinisial B. (16 tahun), warga Jalan Kelapa Dua Kelurahan Pulo Brayan Darat II. Kegiatan dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan secara kekeluargaan dengan melibatkan unsur terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan kronologis singkat, peristiwa perkelahian terjadi pada Minggu, 04 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Pihak I melintas di Jalan Jemadi No. 80 dan bertemu dengan Pihak II, kemudian mengingatkan terkait permasalahan pelemparan batu yang sebelumnya terjadi. Namun, teguran tersebut berujung emosi, di mana Pihak II diduga langsung memukul Pihak I menggunakan kayu sehingga mengakibatkan luka lebam dan memar pada bagian kepala serta punggung korban. Warga sekitar kemudian datang untuk melerai kedua belah pihak.
Dalam kegiatan mediasi tersebut turut hadir Babinsa, Kasi Trantib, Bhabinkamtibmas, Kepling VII, Kepling IX, kedua belah pihak yang berselisih, serta kuasa hukum dari masing-masing pihak. Mediasi berlangsung dengan aman dan tertib, dengan tujuan mencari solusi terbaik dan mencegah terjadinya konflik lanjutan di lingkungan masyarakat.
Hasil mediasi menyatakan bahwa Pihak II telah menyampaikan permohonan maaf dan bersedia menanggung biaya pengobatan korban. Namun demikian, Pihak I menyatakan tidak menerima hasil tersebut dan memilih untuk melanjutkan permasalahan dengan membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan sebagai bentuk efek jera. Babinsa Serda Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan berharap masyarakat dapat menyelesaikan setiap permasalahan secara bijak serta menjaga kondusivitas lingkungan.(Fahmi/Lia Hambali)


































