Aceh Utara – AgaraNews.com// Babinsa Koramil 28/Pirak Timu, Serda Munawir, melaksanakan kegiatan pengecekan harga kebutuhan bahan pokok (sembako) di Keude Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, wilayah binaan Koramil 28/Pirak Timu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian TNI AD terhadap stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional. Selasa (6/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Munawir mencatat harga sejumlah komoditas utama, di antaranya beras premium sebesar Rp14.000/kg, beras medium Rp15.000/kg, kedelai Rp14.000/kg, gula pasir Rp20.000/kg, serta minyak goreng curah Rp20.000/kg. Sementara itu, minyak goreng kemasan seperti Sunco dan Minyak Kita masing-masing berada di kisaran Rp19.000/kg, dan tepung terigu tercatat Rp9.000/kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk harga cabai merah keriting tercatat Rp45.000/kg, cabai rawit hijau Rp35.000/kg, bawang merah Rp50.000/kg, dan bawang putih Rp45.000/kg. Adapun harga sayuran lainnya seperti tomat Rp9.000/kg, kentang Rp18.000/kg, wortel Rp17.000/kg, kacang panjang Rp25.000/kg, sawi hijau Rp3.500/ikat, serta kangkung Rp2.000/ikat.
Selain itu, harga kebutuhan protein hewani juga terpantau relatif stabil, di antaranya daging ayam ras Rp32.000/kg, daging sapi Rp150.000/kg, telur ayam boiler Rp56.000/30 butir, ikan tongkol Rp40.000/kg, ikan teri Rp100.000/kg, serta udang basah Rp70.000/kg. Untuk kebutuhan harian lainnya, mie instan tercatat Rp118.000/dus, gas elpiji 3 kg Rp25.000/tabung, serta tempe dan tahu masih berada pada kisaran harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Serda Munawir menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan harga sembako tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat. “Pengecekan ini merupakan upaya kami untuk memantau langsung kondisi harga di pasar serta sebagai bahan laporan kepada komando atas. Kami berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat dapat terjaga,” ujarnya. Koramil 28/Pirak Timu akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan warga di wilayah binaan. (Lia Hambali)


































