Berhasil Swasembada Pangan, Eli Salomo : “Kaum Tani Wis Gumuyu lan Gemoy”

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:18 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasional, AgaraNews.com // Pada 7 Januari 2026 Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional Tahun 2025. Presiden memandang bahwa pencapaian swasembada beras hanya dalam waktu satu tahun merupakan bukti kerja keras kabinetnya dan para pembantunya.

“Waktu saya dilantik jadi Presiden, memang saya beri target empat tahun swasembada beras, swasembada pangan. Saudara saudara bekerja keras, saudara Bersatu, saudara kompak, saudara hasilkan yang tadinya 4 tahun, saudara berikan kepada bangsa dan negara 1 tahun kita sudah swasembada, satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri” Kata Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

98 Resolution Network melalui salah satu pemrakarsanya, Eli Salomo Sinaga, menegaskan Pemerintahan Prabowo-Gibran membuktikan janjinya mewujudkan swasembada pangan. “Kita telah berhasil mencapai swasembada beras dalam waktu tidak kurang dari satu tahun. Kami optimis kita akan mencapai swasembada pangan nasional, together we will rise, ujar Eli Salomo.

“98 Resolution Network menilai komitmen kuat Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada telah dibuktikan melalui sejumlah kebijakan. Misalnya pertama, Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 73/Kpts./OT.050/M/02/2025 Tentang Satuan Tugas Swasembada Pangan. Jangkauan kerja Satgas ini sampai ke Kabupaten Kota hingga Petugas lapangan. Strategi utama dalam mencapai swasembada adalah peningkatan produksi dengan optimalisasi seluruh sumber daya lahan yang tersedia dan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, ujar Eli Salomo yang juga Sekjen Persaudaraan 98.Eli Salomo tegaskan bahwa berbagai terobosan kebijakan yang bersifat regulatif telah dibuat untuk mengatasi hambatan regulatif yang selama ini dipandang menghambat produksi pangan nasional. “Terobosan kebijakan cukup optimal dalam merencanakan, mengkoordinasikan, memastikan pelaksanaan kegiuatan dan evaluasi menyeluruh atas pencapaian program swasembada pangan”.

“Dampak nyata dari terobosan kebijakan tersebut diantaranya: Pertama, kita keberhasilan menurunkan harga pupuk hingga 20%, volume pupuk melonjak hingga 700% karena pemerintah membangun tujuh pabrik pupuk baru. Begitu juga dari sisi pengawasan pemerintah telah mencabut 2300 ijin usaha sektor pertanian karena melanggar peraturan dan melakukan permainan harga. Bahkan 192 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pangan”, tegas 98 Resolution Network melalui pemrakarsanya Eli Salomo.

Dampak nyata kedua menurut Eli Salomo, peningkatan lahan pertanian pada Periode Oktober hingga Desember 2025 yang tercatat lebih tinggi 500 ribu hektar dibandingkan tahun 2024 lalu.

Ketiga, kata Eli Salomo mengutip data dari Kementerian Pertanian, “kita secara bertahap telah berhasil menaikan produksi pangan nasional. Misalnya pada tahun 2025 tercatat ekspor Pertanian Indonesia melonjak hingga 33 Persen, stok pangan nasional mencapai 3,2 juta ton, dan yang sangat menggembirakan adalah nilai tukar petani menembus angka 125,35, tertinggi sepanjang sejarah.

Menurut Eli Salomo, Pemerintah telah menargetkan serapan gabah dan beras nasional tahun 2026 mencapai 4 juta ton. Angka ini adalah terget dalam rangka penguatan swasembada pangan berkelanjutan. Sebagai catatan, pada tahun 2025 Bulog berhasil menyerap 3,2 juta ton beras. Target tersebut telah didukung dengan penambahan anggaran hingga mencapai Rp.39 Triliun.

Sementara dukungan kepada petani secara langsung oleh pemerintah cukup membantu keuangan petani Presiden Prabowo dalam pidatonya secara tegas menetapkan harga gabah hasil produksi petani seharga Rp. 6500 per kg. Kebijakan Presiden merupakan insentif yang sangat berharga bagi petani, karena dapat menjual produk gabah kering panen mereka pada tingkat yang menguntungkan. “Kaum tani wis gumuyu lan gemoy”, ujar Eli Salomo.

Dengan keyakinan dan komitmen kuat presiden Prabowo kebijakan impor pangan yang mencekik leher kaum akan dapat diatasi. Indonesia kembali berdiri di atas kaki sendiri. Sebagaimana kata presiden Prabowo “ Masalah pangan adalah masalah kedaulatan, Masalah pangan adalah masalah kemerdekaan, masalah pangan adalah masalah survival kita sebagai bangsa.”, tutup pernyataan 98 Resolution Network yang disampaikan melalui salah satu pemrakarsanya, Eli Salomo Sinaga.            (Lia Hambali)

Eli Salomo Sinaga (Pemrakarsa 98 Resolution Network) Handphone: 081316522482

Berita Terkait

Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol. inf. Robert B Panjaitan Kembali Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers Kabupaten Karo
ALASTUA TNI AD Dukung Event Boxing Batu Malang, Wujud Pembinaan Generasi Muda
Bergerak Dini Hari, Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Ringkus Tiga Pelaku Curat dalam Semalaman — Seluruh Barang Bukti Berhasil Diamankan
Babinsa 03/Parongil Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Gerai KDKMP Desa Sumbari Siap Difungsikan
Jembatan Gantung Mulai Terbentuk, Babinsa Koramil 06/Kerajaan dan Warga Fokus Pengerjaan Lantai dari Plat Bordes
Dari Obrolan Sederhana Jadi Jembatan Kepercayaan, Cara Babinsa Ini Dekatkan Diri dengan Warga Cikaok Pakpak Bharat
TMMD ke-128 Kebut Pembangunan Rumah Warga di Sungai Geringging
TMMD Ke 128 Renovasi Mushola Al-Mukmin

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 01:38 WIB

Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol. inf. Robert B Panjaitan Kembali Gelar Temu Ramah dengan Insan Pers Kabupaten Karo

Minggu, 26 April 2026 - 01:37 WIB

ALASTUA TNI AD Dukung Event Boxing Batu Malang, Wujud Pembinaan Generasi Muda

Minggu, 26 April 2026 - 01:35 WIB

Bergerak Dini Hari, Unit Reskrim Polsek Bandar Huluan Ringkus Tiga Pelaku Curat dalam Semalaman — Seluruh Barang Bukti Berhasil Diamankan

Minggu, 26 April 2026 - 01:33 WIB

Babinsa 03/Parongil Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Gerai KDKMP Desa Sumbari Siap Difungsikan

Minggu, 26 April 2026 - 01:31 WIB

Jembatan Gantung Mulai Terbentuk, Babinsa Koramil 06/Kerajaan dan Warga Fokus Pengerjaan Lantai dari Plat Bordes

Minggu, 26 April 2026 - 01:24 WIB

TMMD ke-128 Kebut Pembangunan Rumah Warga di Sungai Geringging

Minggu, 26 April 2026 - 01:21 WIB

TMMD Ke 128 Renovasi Mushola Al-Mukmin

Minggu, 26 April 2026 - 01:18 WIB

Dansatgas TMMD Ke 128 Tahun 2026 Meninjau Beberapa Titik Sasaran Di Nagari Batu Gadang

Berita Terbaru