Pakpak Bharat, AgaraNews .com // Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Rembuk Stunting Kecamatan Pagindar Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pagindar, Desa Sibagindar, Senin (2/2/2025), mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Forum tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah berbasis kebutuhan masyarakat.
Musrenbang dan rembuk stunting ini dihadiri oleh staf ahli Bupati Pakpak Bharat Maranata Br Padang, perwakilan kepala OPD, unsur TNI-Polri, camat, kepala desa se-Kecamatan Pagindar, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta unsur pendidikan. TNI AD melalui Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0207/Dairi, Sertu Juparman Purba, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan dan penguatan sinergi lintas sektor.
Dalam rapat tersebut, berbagai usulan prioritas pembangunan disampaikan oleh peserta, khususnya dari unsur desa. Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain pembangunan Jembatan Lae Sanggar, peningkatan mutu badan jalan Lae Mbentar, pemagaran Kompleks SD Napatalun, penambahan tiang listrik di Desa Lae Mbentar, pengadaan lampu tenaga surya atau lampu jalan, serta pembangunan gedung perpustakaan Desa Lae Mbentar. Selain itu, upaya percepatan penanganan stunting juga menjadi fokus utama pembahasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Pagindar, Sada Tua Manik, menegaskan bahwa Musrenbang dan rembuk stunting merupakan momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan wilayah. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam penyusunan RKPD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2027, sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan penurunan angka stunting.
Danramil 07/Salak Kapten Inf A. F. Sagala melalui Babinsa Sertu Juparman Purba menyampaikan bahwa TNI siap mendukung program pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. “Babinsa hadir untuk mendorong sinergi pembangunan dan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan. Pembangunan infrastruktur dan penanganan stunting harus berjalan seiring demi menciptakan generasi yang sehat dan masa depan daerah yang lebih baik,” ujarnya.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)

































