BANDA ACEH — agaranews.com//
Muzakir Manaf secara resmi melepas keberangkatan rombongan mudik gratis yang difasilitasi Pemerintah Aceh di Terminal Tipe A Batoh, Kota Banda Aceh. Program tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pada hari pertama pelaksanaan, tercatat sebanyak 542 pemudik diberangkatkan menggunakan tujuh unit bus dan 38 kendaraan Hiace menuju 16 kota tujuan di wilayah Aceh dan Medan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program mudik gratis ini menyediakan layanan transportasi darat dan laut bagi ribuan warga. Secara keseluruhan, Pemerintah Aceh menyiapkan 92 unit kendaraan, yang terdiri dari bus besar dan minibus, serta transportasi laut untuk tujuan Pulau Sabang, Pulo Aceh, Pulau Banyak, dan Simeulue.
Gubernur yang akrab disapa Mualem menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mempermudah masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
“Mudik gratis ini merupakan upaya Pemerintah Aceh untuk membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Untuk memastikan keselamatan perjalanan, seluruh sopir yang bertugas juga menjalani tes urine guna memastikan mereka bebas dari narkotika. Mualem juga mengingatkan para pengemudi agar selalu berhati-hati selama perjalanan demi keselamatan para penumpang.
Secara keseluruhan, program mudik gratis tahun ini menargetkan 7.919 pemudik. Dari jumlah tersebut, 1.577 orang menggunakan transportasi darat, sementara 6.342 lainnya menggunakan kapal laut menuju wilayah kepulauan seperti Sabang dan Simeulue.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta seluruh BUMN dan BUMD di Aceh yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan program mudik gratis tersebut.
Sementara itu, Iqbal Alqudusy yang turut hadir dalam kegiatan pelepasan mengatakan pihaknya siap melakukan pengamanan guna memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman hingga tiba di tujuan.
Menurutnya, saat ini terdapat 41 titik rawan di sejumlah jalur mudik yang menjadi perhatian Polda Aceh.
“Titik-titik tersebut menjadi prioritas pengamanan personel guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran,” ujarnya. Ady


































