Banda Aceh – agaranews.com//
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan yang kembali disalurkan untuk mendukung pelaksanaan tradisi meugang di Aceh menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Bantuan tersebut merupakan kali kedua diberikan Presiden dalam momentum meugang. Sebelumnya, bantuan serupa juga disalurkan saat menyambut bulan suci Ramadan. Kali ini, bantuan difokuskan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan fenomena hidrometeorologi yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mualem—sapaan akrab Muzakir Manaf—menilai bantuan tersebut bukan sekadar dukungan terhadap tradisi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat Aceh yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
“Kami atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi meugang ini,” ujar Mualem.
Ia menegaskan, di tengah kondisi sulit akibat bencana, bantuan tersebut memiliki makna penting dalam membantu pemulihan sosial masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan menjelang hari raya.
Pemerintah Aceh juga memandang perhatian Presiden mencerminkan komitmen dalam penanganan bencana yang tidak hanya berfokus pada aspek tanggap darurat dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Mualem turut menyampaikan harapan agar Presiden dapat berkunjung langsung ke Aceh pada momentum Idul Fitri mendatang.
“Kami sangat berharap Bapak Presiden dapat hadir di Aceh dan merayakan Idul Fitri bersama masyarakat. Kehadiran beliau tentu menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi rakyat Aceh,” katanya.
Tradisi meugang sendiri merupakan warisan budaya khas Aceh yang telah berlangsung turun-temurun. Tradisi ini dilakukan dengan menyembelih dan mengonsumsi daging bersama keluarga menjelang hari besar Islam, seperti Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha. Di tengah situasi bencana, tradisi ini diharapkan tetap menjadi simbol kebersamaan dan semangat bangkit masyarakat.
Pemerintah Aceh berharap, melalui bantuan sapi dari Presiden, masyarakat—khususnya korban bencana—tetap dapat merasakan kebahagiaan dan menyambut Idul Fitri dengan penuh rasa syukur.
Adapun total bantuan yang disalurkan mencapai Rp72,75 miliar dan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh, di antaranya Kota Lhokseumawe Rp550 juta, Aceh Tamiang Rp10,5 miliar, Pidie Jaya Rp4,9 miliar, Aceh Timur Rp7,55 miliar, Bireuen Rp2,25 miliar, Langsa Rp600 juta, dan Aceh Utara Rp19,55 miliar, serta sejumlah daerah lain yang terdampak bencana, termasuk Simeulue yang juga mengalami gempa bumi.
Dengan distribusi bantuan tersebut, pemerintah daerah optimistis tradisi meugang tetap dapat dirasakan secara merata, sekaligus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial di tengah pemulihan pascabencana. Ady gegoyong






























