Jakarta — agaranews.com// Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al-Hilal, turut ambil bagian dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta, pada 26 hingga 29 April 2026.
Kegiatan berskala nasional ini menjadi ajang strategis bagi para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, bertukar gagasan, serta membangun sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah masing-masing.
Sejak hari pertama, suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusias. Para peserta terlihat aktif mengikuti berbagai sesi pemaparan materi yang menghadirkan narasumber dari kementerian, praktisi pemerintahan, hingga akademisi. Topik yang dibahas mencakup penguatan tata kelola pemerintahan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta strategi kolaborasi pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
dr. Heri Al-Hilal dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam forum ASWAKADA menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan sekaligus membawa pulang pengalaman terbaik (best practices) yang dapat diterapkan di Aceh Tenggara.
“Forum ini sangat bermanfaat, karena kita bisa berdiskusi langsung dengan para wakil kepala daerah lainnya. Banyak hal yang bisa kita pelajari, terutama dalam hal inovasi pelayanan publik dan penguatan koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam mendorong kemajuan yang merata, khususnya bagi daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur seperti Aceh Tenggara.
Selain sesi Bimtek, kegiatan ini juga diisi dengan agenda silaturahmi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin komunikasi, bertukar pengalaman, hingga membangun jejaring kerja sama antar daerah.
Kehadiran dr. Heri Al-Hilal dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja pemerintahan di Kabupaten Aceh Tenggara, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif, inovatif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 29 April 2026, para peserta diharapkan dapat membawa semangat baru serta gagasan segar untuk diterapkan di daerah masing-masing, guna mendorong pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan. Ady


































