Rezeki Nomplok di Balik Seragam Loreng: Kisah Dapur Ibu Siti Hajar di TMMD 128

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:56 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, AgaraNews.com // Jalan boleh diperlebar, parit boleh dinormalisasi, dan jembatan bisa dibangun dalam hitungan hari. Tapi ada satu hal yang kerap luput dari laporan resmi pembangunan: dapur warga yang tiba-tiba hidup kembali.

Di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 bukan hanya soal beton dan cangkul. Ia juga tentang panci yang tak pernah dingin dan rumah yang tak lagi sepi.

Selama sebulan, sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, sekitar 150 personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah digerakkan. Targetnya jelas: 20 sasaran fisik, dari jalan sepanjang 1,5 kilometer hingga sumur bor dan rumah layak huni. Tema besar pun dipasang: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik jargon yang terdengar familier itu, ada cerita yang lebih jujur—dan lebih manusiawi.

Rumah Siti Hajar (57), di Dusun IV Parit 5, mendadak berubah fungsi. Dari rumah sederhana menjadi “barak keluarga”. Sepuluh personel Satgas tinggal di sana. Dapur yang biasanya sunyi kini bekerja nyaris tanpa jeda.

“Capek iya, tapi senang. Rumah jadi ramai,” katanya singkat.

Kalimat itu mungkin terdengar biasa. Tapi di situlah inti cerita ini: negara hadir bukan dalam bentuk pidato, melainkan dalam bentuk sepiring nasi yang dimasak bersama.

Para prajurit itu tidak sepenuhnya menjadi tamu. Mereka ikut mencuci piring, menggoreng ikan, menyapu lantai. Sore hari, selepas berkutat dengan lumpur proyek, mereka kembali bukan sebagai “tentara”, melainkan sebagai penghuni rumah. Malamnya, sebagian mengajari anak-anak mengaji. Sisanya bercengkerama, mengisi ruang yang sebelumnya kosong.

Delapan rumah di Desa Pasar Rawa mengalami hal serupa. Kapasitasnya bervariasi—dari 10 hingga 20 orang. Secara tak langsung, rumah-rumah itu berubah menjadi simpul interaksi: antara negara dan warga, antara program dan kehidupan sehari-hari.

Bagi warga, ini bukan sekadar pengalaman sosial. Ada efek ekonomi kecil yang terasa—belanja dapur meningkat, aktivitas harian bertambah. Tapi lebih dari itu, ada sensasi memiliki “keluarga baru” yang datang tanpa direncanakan.

Di sisi lain, pekerjaan fisik terus berjalan. Jalan dibuka, parit dibersihkan, jembatan dibangun, rumah diperbaiki. Program nonfisik seperti penyuluhan narkoba, kesehatan, hingga ketahanan pangan ikut dilaksanakan. Semua berjalan sesuai rencana—setidaknya di atas kertas.

Namun, seperti banyak program pembangunan lainnya, yang paling membekas justru bukan angka-angka capaian itu. Melainkan momen-momen kecil yang tak tercatat: suara tawa di dapur, obrolan ringan di teras, dan kehangatan yang tak bisa diukur dengan laporan akhir.

TMMD 128 mungkin akan selesai sesuai jadwal. Jalan akan tetap ada, jembatan akan terus dipakai. Tapi bagi Siti Hajar, yang paling tinggal adalah sesuatu yang lebih sederhana—dan lebih lama bertahan.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Di Dapur Muliana, Prajurit TMMD Menjadi Bagian Keluarga
Makan Bersama di Atas Ambal, TMMD Menyatukan Prajurit dan Warga
Secercah Asa Diujung Penantian Panjang, Terwujud Lewat TMMD
Penggunaan Dana Desa Bambel Gabungan 2025 Terindikasi Korupsi
BABINSA BERSAMA WARGA MELAKSANAKAN KOMSOS DIDESA DIWILAYAH TRIPA MAKMUR
Kodim 0116/Nagan Raya Kerahkan Personel TNI, Laksanakan Penimbunan Jembatan Aramco
Babinsa Koramil 04 Beutong laksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat di desa Meunasah Dayah Kecamatan Beutong
PERERAT SILATURAHMI, BABINSA KORAMIL 05/DARUL MAKMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

Di Dapur Muliana, Prajurit TMMD Menjadi Bagian Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:58 WIB

Makan Bersama di Atas Ambal, TMMD Menyatukan Prajurit dan Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Secercah Asa Diujung Penantian Panjang, Terwujud Lewat TMMD

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:33 WIB

Penggunaan Dana Desa Bambel Gabungan 2025 Terindikasi Korupsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:28 WIB

BABINSA BERSAMA WARGA MELAKSANAKAN KOMSOS DIDESA DIWILAYAH TRIPA MAKMUR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:53 WIB

Babinsa Koramil 04 Beutong laksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat di desa Meunasah Dayah Kecamatan Beutong

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:50 WIB

PERERAT SILATURAHMI, BABINSA KORAMIL 05/DARUL MAKMUR LAKUKAN KOMSOS DENGAN WARGA BINAAN

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:46 WIB

Anggota Koramil 01/Kuala Laksanakan Patroli ke Obyek Vital, Pastikan Keamanan Wilayah

Berita Terbaru

HEADLINE

Di Dapur Muliana, Prajurit TMMD Menjadi Bagian Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

HEADLINE

Secercah Asa Diujung Penantian Panjang, Terwujud Lewat TMMD

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

HEADLINE

Penggunaan Dana Desa Bambel Gabungan 2025 Terindikasi Korupsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:33 WIB