Pakpak Bharat,AgaraNews.com//Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali terlihat melalui interaksi humanis yang dilakukan Serda Petrianus Zebua, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi. Pada Minggu (03/05/2026), ia menyambangi seorang warga, Rendi Banurea (35), yang tengah sibuk membelah dan mengupas buah pinang di halaman rumahnya di Desa Majanggut I, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Babinsa menyapa sekaligus berdialog dengan Rendi terkait aktivitas kesehariannya sebagai petani. Percakapan tersebut membuka gambaran nyata tentang usaha pertanian yang dikelola Rendi, yang mengandalkan komoditas pinang sebagai sumber penghasilan utama keluarga.
Rendi Banurea menjelaskan bahwa dirinya mengelola sekitar 200 batang pohon pinang di lahan seluas kurang lebih dua hektare. Ia menerapkan sistem tumpang sari dengan tanaman lain seperti durian dan beberapa jenis tanaman tambahan guna memaksimalkan hasil lahan serta menjaga produktivitas kebun yang dimilikinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pengolahan pinang menjadi bentuk kering, Rendi mengaku mampu memperoleh pendapatan berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan. Ia juga menyebutkan bahwa harga jual pinang saat ini relatif stabil, yakni sekitar Rp11 ribu per kilogram untuk kondisi basah dan Rp22 ribu per kilogram untuk pinang kering.
Melihat semangat dan ketekunan warga binaannya, Serda Petrianus Zebua memberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha pertanian serta menjaga kualitas hasil panen. Secara terpisah, Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf A. Siregar menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial, guna mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga. (Prajurit Pena)































