Kerja Dulu, Minta Bantuan Kemudian,..!!! : Warga Yubumabur Buka Lahan Raksasa, Desak Pemkab Lanny Jaya Kucurkan Bibit + Alat Pertanian

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:55 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanny Jaya, AgaraNews. Com  // Kami tidak mau jadi penonton. Kami mau jadi lumbung pangan Lanny Jaya.

Itu semangat warga Kampung Yubumabur, Distrik Yiluk. Tanpa tunggu bantuan cair dulu, mereka sudah buka lahan besar secara gotong royong. Langkah ini 100% sejalan arahan Bupati Lanny Jaya, ketahanan pangan dibangun dari kampung, bukan dari kantor.

Kini warga mengetuk pintu Pemkab,  “Lahan sudah siap, tenaga sudah keluar keringat, tinggal bibit unggul + pupuk + alat pertanian biar panennya maksimal.” Aspirasi ini jadi ujian nyata komitmen Pemkab Lanny Jaya wujudkan visi “dari kampung ke kota”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan kampung yang cuma rapat, Yubumabur langsung action. Masyarakat bahu-membahu buka lahan besar. Tidak ada upah, tidak ada proyek. Murni swadaya demi masa depan anak cucu.

Kegiatan ini bukan inisiatif liar. Pembukaan lahan besar di Yubumabur telah dilaksanakan sesuai petunjuk dan arahan Bupati Lanny Jaya untuk menopang ketahanan pangan lokal. Artinya warga + pemerintah satu frekuensi.

Kalau Yubumabur berhasil, ini bisa jadi “pilot project” Distrik lain di Yiluk. Bukti kalau warga pegunungan mampu mandiri pangan.

Warga Yubumabur tidak tanam asal-asalan. Mereka pilih komoditas yang cocok di tanah pegunungan + punya nilai ekonomi tinggi seperti :

1. Petatas/Ubi Jalar : Makanan pokok + pakan ternak. Cepat panen 4 bulan.

2. Jagung Hibrida : Untuk konsumsi + pakan kelinci/babi dari program Pemkab sebelumnya.

3. Wortel + Kentang : Komoditas cash crop. Harga di Wamena/Jayapura selalu tinggi.

4. Kedelai : Sumber protein + bisa diolah jadi tempe/tahu.

5. Makanan Pokok Lain : Diversifikasi biar tidak tergantung 1 jenis tanaman.

Masyarakat telah menyiapkan lahan untuk menanam komoditas strategis seperti petatas (ubi jalar), jagung, wortel, kentang, kedelai, dan makanan pokok lainnya. Ini strategi cerdas,  kalau 1 tanaman gagal, masih ada 4 lainnya.

Kerja keras warga tanpa sarana = panen pas-pasan. Makanya Ondoafi + Kepala Kampung Yubumabur sampaikan permohonan jujur ke Pemkab :

“Mengingat luasnya lahan yang dibuka dan besarnya upaya yang dilakukan masyarakat, diperlukan dukungan konkret berupa bantuan sarana/prasarana pertanian (seperti bibit unggul, pupuk, atau alat pertanian) agar hasil panen dapat optimal dan berkelanjutan.”

“Pak Bupati, kami sudah buka jalan. Tolong Pemkab kasih motor + bensinnya.” Bibit unggul biar hasil 2x lipat. Pupuk biar tanah pegunungan yang asam jadi subur. Cangkul, parang, sprayer biar kerja tidak pakai tangan kosong.

Pemkab Lanny Jaya tidak bisa bantu kalau tidak ada data. Biar aspirasi Yubumabur tidak “nyangkut di meja”, ini jalur resmi yang disarankan :

Ajukan surat permohonan resmi ke Bupati Lanny Jaya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Lanny Jaya. Surat itu wajib lampirkan 4 data:

1. Data Luas Lahan : Tulis berapa hektare yang sudah dibuka. Kalau bisa pakai GPS/ukur manual.

2. Jumlah KK/Petanin: Sebut berapa kepala keluarga yang terlibat + daftar nama. Biar bantuan tidak salah sasaran.

3. Jenis Tanaman : Rincikan, petatas berapa ha, jagung berapa ha, wortel berapa ha, dll.

4. Dokumentasi : Lampirkan foto/video kegiatan pembukaan lahan yang sudah diunggah warga. Foto = bukti kerja nyata.

Kalau 4 lampiran ini lengkap, Dinas Pertanian wajib turun verifikasi lapangan. Hasil verifikasi = dasar pengajuan bantuan ke APBD/Program pusat.

3 Alasan Pemkab Wajib “Gaspol” Bantu Yubumabur

1. Efek Domino Ekonomi : Kalau Yubumabur panen raya, maka harga pangan di Yiluk turun. Warga tidak jual ternak murah karena kelaparan. Uang berputar di kampung.

2. Cegah Stunting : Kentang + wortel + kedelai = sumber gizi anak. Lanny Jaya bisa tekan angka stunting dari dapur warga sendiri.

3. Murah tapi Dampak Besar : Bantu bibit + pupuk 1 kali, tapi warga panen tiap tahun. Jauh lebih hemat daripada bagi bansos beras tiap bulan.

Pak Bupati, Kadis Pertanian Lanny Jaya, Warga Yubumabur sudah tunjukkan teladan “kerja dulu”. Jangan biarkan semangat mereka padam karena tidak ada bibit. Turun ke Yubumabur, lihat langsung. Kalau perlu, Bupati tanam 1 pohon jagung bareng warga.

Warga Yubumabur segera bentuk tim kecil urus surat + data. Pilih 2-3 orang yang bisa baca-tulis + pegang HP. Itu kunci biar suara kalian didengar Pemkab.

Semoga aspirasi masyarakat Kampung Yubumabur dapat segera direspons positif dari Pemerintah Daerah demi kesejahteraan petani setempat. Mee enaawe! Tanah digarap, Pemkab hadir, Lanny Jaya kenyang..!!! ( Lia Hambali)

Laporan: Kaonak Papua

Narasumber : Ondoafi/Kepala Kampung + Perwakilan Masyarakat Yubumabur_

 

Berita Terkait

Asri Ludin Tambunan-Lom Lom Suwondo Buka Ruang Kritik dan Aspirasi Publik pada Refleksi 1,5 Tahun Kepemimpinan
Kadis Pendidikan dan Kamenag Aceh Timur Serahkan Piala Bagi Pemenang Juara Pawai Karnaval Budaya’ Aceh Timur
Bupati dan Wabup Aceh Timur Lepas Pawai Karnaval Terbesar dan terme
SMA Negeri 1 Lawe Alas Semangat HUT RI Ke – 81 Memperkuat Mutu Akademik dan Non Akademik Menuju Generasi Emas 2045.
Kapolres Karo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
Tim Kecamatan Lawe Alas Bersinergi Dengan Masyarakat Kute Dalam Pencegahan Ruang Gerak Peredaran Narkoba.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Asri Ludin Tambunan-Lom Lom Suwondo Buka Ruang Kritik dan Aspirasi Publik pada Refleksi 1,5 Tahun Kepemimpinan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Kadis Pendidikan dan Kamenag Aceh Timur Serahkan Piala Bagi Pemenang Juara Pawai Karnaval Budaya’ Aceh Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Timur Lepas Pawai Karnaval Terbesar dan terme

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Kapolres Karo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Tim Kecamatan Lawe Alas Bersinergi Dengan Masyarakat Kute Dalam Pencegahan Ruang Gerak Peredaran Narkoba.

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!

Berita Terbaru