Tanah Karo – 19/6/2026, AgaraNews. Com // Anak muda Karo tidak kekurangan bakat, hanya kekurangan panggung.
Kalimat itu kini terjawab Cafe Juma, Jalan Kabanjahe – Tiga Binanga resmi disulap jadi rumah kreativitas generasi muda Karo. Lewat kolaborasi PSBK/Peduli Seni dan Budaya Karo + 3H Produksi, program ” Live Music Seni Karo Mingguan ” diluncurkan. Targetnya: menjaring, membina, dan menampilkan potensi terpendam anak muda Tanah Karo tanpa syarat ribet.
Gebrakan pertama pada Minggu, 21 Juni 2026, pukul 14.00 WIB sampai selesai, ” GRATIS ” untuk umum. Artis top Karo turun, door prize menanti, dan aransemen musik Karo asli menggetarkan panggung. Ini bukan sekadar manggung. Ini “gerakan moral, budaya, dan ekonomi”.
Selama ini ruang berekspresi anak muda Karo terbatas, lomba setahun sekali, atau manggung di pesta adat. Lewat program ini, ” Cafe Juma buka pintu 52 kali setahun “.
Live Music mingguan setiap hari Minggu dengan komitmen menjaga kontinuitas. Ada panggung = ada latihan = ada karya baru = ada regenerasi seniman. Rantai ekosistem seni Karo tidak putus lagi.
3H Produksi jadi “tulang punggung” teknis. Sound system profesional, lighting panggung, dokumentasi video, sampai promosi digital dikawal. Jadi musisi Karo dapat pengalaman manggung level festival, tapi tetap di kampung sendiri. Tidak perlu merantau ke Medan dulu buat “rasa panggung”.
Acara ini tidak bisa lepas dari “PSBK – Peduli Seni dan Budaya Karo “. Lembaga ini kembali menegaskan eksistensi sebagai motor penggerak utama pelestarian seni Karo.
Ringo Bayang salah seorang legenda musik Karo dan pendiri PSBK, sampaikan komitmen keras, “Ini adalah bentuk sinergi nyata. Kami, bersama seluruh rekan-rekan di PSBK, berkomitmen menjadikan Cafe Juma sebagai episentrum kreativitas positif, sekaligus benteng pelestarian seni budaya Karo.
Maknanya dalam PSBK menolak budaya Karo jadi “museum”. Gondang, cakalele, lagu Karo harus hidup di Spotify, di panggung kafe, di mulut anak SMA. Lewat wadah kreatif seperti ini, nilai leluhur adat, seni, dan kebudayaan Karo tetap lestari dan relevan untuk anak cucu kita nanti, ujarnya.
Lanjutnya, PSBK dan Cafe Juma kasih “kado pembuka” yang tidak main-main. Minggu, 21 Juni 2026, 14.00 WIB catat tanggalnya.
Panggung akan diguncang :
1. Ringgo Bayang – Sang legenda, suara Karo yang mendunia
2. Saul Tarigan – Vokal emas, penghayatan luar biasa
3. Raskita Tarigan – Bintang muda harapan Karo
4. Randy Ginting – Energi panggung yang meledak-ledak
5. Lopiga Surbakti – Kharisma + cengkok Karo kental
6. Ika Tarigan – Diva muda dengan suara bertenaga
Acara akan dikawal Kopan Ginting dan Band. Aransemennya ” musik Karo asli & sentuhan modern”. Dijamin bulu kuduk berdiri saat “Perpulungen” atau “Bunga Harapan” dibawakan ulang.
Yang datang tidak dipungut bayaran alias Gratis masuk + door prize menarik untuk pengunjung. Bawa nande bapa, ajak turang senina. Sambil ngopi, sambil lestarikan budaya, tambah Ringo lagi.
Masyarakat Karo sambut inisiatif ini karena efeknya berlapis :
1. Benteng Generasi Muda : Panggung vaksin terbaik dari pengaruh negatif. Anak muda sibuk nulis lirik, latihan gitar, ngatur harmoni. Waktu + energi tersalurkan ke karya. Daripada scroll tanpa arah, lebih baik naik panggung.
2. Pabrik Regenerasi Seniman : Lewat “Open Stage” tiap Minggu, anak SMP/SMK yang malu-malu bisa coba 1 lagu. Dari situ lahir “Ringo Bayang jilid 2”. PSBK siap kawal, bina, dan koneksikan ke event lebih besar.
3. Mesin Ekonomi Kreatif : Tiap Minggu ada 100-200 orang datang = warung kopi rame, angkot/ojek jalan, UMKM jual kerajinan Karo laku. Pariwisata Karo tidak cuma jual Bukit Gundaling, tapi juga jual “rasa” musik Karo langsung.
PSBK Buka jalur “Kurir Bakat”. Rekam penampilan anak baru, upload ke YouTube PSBK. Biar produser luar Karo bisa lihat bibit-bibit emas.
Dan diminta kepada Pemkab Karo daam hal ini Dinas Pariwisata, Disbud harus hadir. Kasih dukungan hibah alat musik atau sound. Masukkan event ini ke kalender “Wonderful Karo.
Untuk Cafe Juma : Siapkan “Dinding Harapan Seniman”. Tempel foto musisi yang manggung & tanda tangan. Jadi museum hidup.
Untuk Generasi Muda Karo : Jangan bilang “aku nggak bisa”. Datang Minggu, daftar Open Stage. Malu 3 menit, bangga seumur hidup. Siapa tahu lagu kamu yang jadi viral.
Diakhir perbincangan Ringo Bayang menambahkan kepada Tim PSBK, Bang 3H Produksi, Mejuah-juah..!!! Kalak Karo bangga. Terima kasih sudah berani bikin panggung untuk kami.
Minggu depan kita ramekan Cafe Juma. Kita tunjukkan ke Indonesia “Seni Karo tidak mati, Seni Karo naik panggung,..!!! MEJUAH JUAH KITA KERINA,..!!!” ( Lia Hambali)
Narasumber : Ringo Bayang – Pendiri PSBK, Perwakilan 3H Produksi





















