Tanah Karo – Senin 29 Juni 2026, AgaraNews . Com // Panitia Pemilihan Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Karo resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi. Dari total 21 pendaftar, sebanyak 20 calon dinyatakan lolos dan berhak maju ke tahapan seleksi berikutnya untuk masa jabatan 2026–2030.
Pengumuman ini jadi langkah awal penguatan peran Dewan Pendidikan Karo dalam memajukan mutu pendidikan daerah.
Rapat seleksi administrasi digelar Jumat 26 Juni 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Rapat dihadiri langsung Panitia Pemilihan Dewan Pendidikan, anggota Kesekretariatan Panitia, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.
Setelah proses verifikasi berkas dan persyaratan, panitia menetapkan 20 calon memenuhi syarat administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Hanya 1 pendaftar yang tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan.
“20 calon ini dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” ujar Panitia Pemilihan, Senin 29 Juni 2026. Hasil resmi diumumkan melalui Diskominfo Kabupaten Karo.
Lolos administrasi berarti 20 calon ini masih harus melewati tahapan seleksi lanjutan sesuai aturan. Tahapan ini penting untuk memastikan Dewan Pendidikan Karo periode 2026–2030 diisi figur yang kompeten, berintegritas, dan memahami dunia pendidikan.
Dewan Pendidikan punya peran strategis: memberi pertimbangan, dukungan, dan pengawasan terhadap kebijakan serta penyelenggaraan pendidikan di Karo. Kehadirannya diharapkan bisa jadi jembatan antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Dengan 20 calon yang lolos, proses regenerasi dan penguatan Dewan Pendidikan Karo berjalan sesuai rencana. Pemkab Karo melalui Dinas Pendidikan berharap para calon yang lolos bisa terus menunjukkan komitmen untuk memajukan pendidikan.
Mulai dari pemerataan akses, peningkatan kualitas guru, sampai relevansi kurikulum dengan kebutuhan daerah. Karena pendidikan yang baik dimulai dari tata kelola dan pengawasan yang kuat.
Masyarakat Karo kini menanti tahapan seleksi berikutnya. Siapa saja yang akhirnya duduk di Dewan Pendidikan 2026–2030 akan punya tanggung jawab besar mengawal arah pendidikan generasi muda Tanah Karo.(Lia Hambali)
Sumber : Diskominfo























