Model Ideal Diplomasi Tetangga: Hubungan Maroko-Spanyol dan Penguatan Stabilitas Geopolitik Global

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:42 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Rabat, AgaraNews. Com //.Dinamika hubungan internasional di kawasan Laut Tengah kembali menunjukkan preseden penting bagi perdamaian dunia. Kementerian Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri memberikan penegasan komprehensif mengenai perkembangan terbaru hubungan bilateral antara Kerajaan Maroko dan Kerajaan Spanyol. Dalam pernyataan resminya, Maroko menegaskan komitmennya untuk terus membina hubungan berbasis kesetaraan, saling percaya, pemahaman politik, serta kemitraan strategis di bidang ekonomi dan keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sikap kedaulatan Maroko ini mencapai puncaknya sejak dilakukannya Deklarasi Bersama pada 7 April 2022, pascapertemuan bersejarah antara pimpinan tertinggi Maroko, Yang Mulia King Mohammed VI dan Perdana Menteri Spanyol, H.E. Pedro Sanchez. Deklarasi ini membuka babak baru hubungan kedua negara yang bertumpu pada dialog berkelanjutan, kemitraan saling menguntungkan, serta penghormatan atas kedaulatan masing-masing.

 

Pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Maroko yang dikeluarkan pada Kamis, 10 September 2026, menekankan hal penting bahwa berkat pendekatan yang proaktif dan tenang, kedua negara mampu mengidentifikasi perbedaan tanpa terjebak dalam upaya menciptakan fakta sepihak (fait accompli). Capaian nyata terlihat jelas di sektor ekonomi, di mana Spanyol menjadi mitra ekonomi utama Maroko, sementara Maroko berdiri sebagai mitra dagang terbesar kedua bagi Spanyol di luar kawasan Uni Eropa. Di bidang keamanan, kolaborasi erat kedua negara telah berhasil membongkar berbagai jaringan terorisme dan kejahatan lintas negara, meminimalisasi potensi ancaman keamanan di kawasan Semenanjung Iberia dan Afrika Utara.

 

Terkait isu migrasi dan insiden yang terjadi pada Juli 2026 lalu, Maroko menegaskan perlunya investigasi menyeluruh untuk mengungkap fakta secara objektif. Pemerintah Maroko menyesalkan adanya narasi kaku dari segelintir lingkaran politik dan media di Spanyol yang memanfaatkan isu Maroko demi kepentingan politik domestik dan kontestasi pemilu.

 

Maroko secara tegas menolak dijadikan komoditas politik (political pawn) maupun kambing hitam dalam perselisihan internal negara tetangganya. Kementerian Luar Negeri Maroko mengingatkan bahwa kedekatan geografis adalah realitas yang abadi yang tidak mungkin diubah. Keberanian serta visi para pemimpin politiklah yang mampu mengubah geografi tersebut menjadi aset masa depan, bukan justru membutakan strategi diplomasi yang berujung pada kecurigaan kronis.

 

Perkembangan diplomasi di kawasan Afrika Utara dewasa ini mendapat sambutan hangat dari Indonesia. Wilson Lalengke, Presiden Indonesia-Sahara-Morocco Brotherhood (Persisma), menyampaikan rasa sukacita dan apresiasi yang mendalam atas kemajuan hubungan Maroko-Spanyol dalam mengatasi berbagai tantangan bersama.

 

Wartawan senior Indonesia ini menilai bahwa dinamika hubungan Maroko dan Spanyol merupakan contoh teladan (role model) yang sangat luar biasa bagi dunia internasional dalam menyelesaikan sengketa kawasan, isu perbatasan, maupun dinamika migrasi antarnegara.

 

“Persisma merasa bangga dan bersyukur melihat bagaimana Kerajaan Maroko di bawah kepemimpinan King Mohammed VI mengedepankan kebijaksanaan, transparansi, dan ketegangan diplomatik yang elegan. Model kemitraan Maroko-Spanyol ini membuktikan bahwa perbedaan tidak harus berujung pada konflik, melainkan dapat diselesaikan melalui dialog yang jujur, saling menghormati, dan pragmatisme yang berorientasi pada kesejahteraan bersama,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Jumat, 11 September 2026.

 

Pria yang juga menjabat sebagai Ketum PPWI itu menambahkan bahwa sikap Maroko yang menolak dijadikan alat politik domestik oleh pihak luar menunjukkan kematangan bernegara yang patut dicontoh oleh negara-negara lain di dunia, terutama dalam mengelola kawasan perbatasan yang rentan benturan geopolitik.

 

Pendekatan diplomasi yang ditunjukkan oleh Maroko dan Spanyol sejalan dengan pandangan para pemikir besar dunia mengenai hubungan antarnegara dan etika ketetanggaan. Filsuf Jerman abad ke-18, Immanuel Kant (1724-1804), dalam karyanya _Toward Perpetual Peace_ (Menuju Perdamaian Abadi), menekankan prinsip _Hospitality_ (Keramahan Universal) dan pentingnya hukum antarnegara yang saling mengikat demi mencegah permusuhan permanen.

 

Kant menyatakan bahwa kedekatan geografis memaksa manusia dan bangsa-bangsa untuk saling berdampingan secara damai. Keberhasilan Maroko dan Spanyol mengelola perbatasan Laut Tengah menunjukkan penerapan konkret dari filosofi Kantian ini, di mana batas wilayah tidak dijadikan tembok pemisah, melainkan jembatan kerja sama.

 

Sementara itu, dalam filsafat hubungan internasional yang berakar pada pemikiran Realisme Etis (_Ethical Realism_), seperti yang dicetuskan oleh Reinhold Niebuhr (1892-1971), diplomasi yang efektif menuntut kejujuran intelektual dan kemampuan untuk melihat kepentingan bersama di atas ego politik jangka pendek. Ketika sebuah negara mampu menundukkan retorika populisme demi menjaga stabilitas kawasan, hal tersebut merupakan cerminan dari akal sehat (_common sense_) dan keberanian politik yang tertinggi.

 

Langkah strategis Kerajaan Maroko dalam mempertahankan dialog yang tenang dan objektif bersama Spanyol mempertegas posisinya sebagai pilar stabilitas di kawasan Mediterania. Keberhasilan model diplomasi ini memberikan harapan baru bahwa dinamika geopolitik global dapat dikelola secara bermartabat, damai, dan saling menguntungkan. (TIM/Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

Kejutan Manis di Mako Koramil Dau, Potret Kekompakan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan
Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Beton di Simadihon Paluta, Progres Capai 20,6 Persen
Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Kemanunggalan, Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Upacara Khidmat HUT ke-81 TNI
Rasa Syukur dan Kehangatan Mewarnai Syukuran HUT ke-81 TNI di Makodim 0209/Labuhanbatu
Bukti Nyata Pengayom Wilayah, Koramil 12/LP Terima Kejutan Istimewa HUT ke-81 TNI dari Polsek Sungai Kanan
Perkuat Tiga Pilar di Wilayah Binaan, Koramil 09/NL Kodim 0209/LB Sambut Silaturahmi Lintas Sektor HUT ke-81 TNI
Bupati dan Wakil Bupati Bersama Forkopimda Karo Beri Ucapan HUT TNI ke-81 Kepada Danyon 125/Si’Mbisa, Sinergitas Semakin Solid
Forkopimda Karo Beri Kejutan ke Dandim 0205/TK di HUT TNI ke-81, Wujud Soliditas TNI-Polri dan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Kejutan Manis di Mako Koramil Dau, Potret Kekompakan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kodim 0212/TS Bangun Jembatan Beton di Simadihon Paluta, Progres Capai 20,6 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Kemanunggalan, Kodim 0209/Labuhanbatu Gelar Upacara Khidmat HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Rasa Syukur dan Kehangatan Mewarnai Syukuran HUT ke-81 TNI di Makodim 0209/Labuhanbatu

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Bukti Nyata Pengayom Wilayah, Koramil 12/LP Terima Kejutan Istimewa HUT ke-81 TNI dari Polsek Sungai Kanan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Bersama Forkopimda Karo Beri Ucapan HUT TNI ke-81 Kepada Danyon 125/Si’Mbisa, Sinergitas Semakin Solid

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Forkopimda Karo Beri Kejutan ke Dandim 0205/TK di HUT TNI ke-81, Wujud Soliditas TNI-Polri dan Pemerintah

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Metro Jaya Imbau Suporter Rayakan dengan Tertib

Berita Terbaru