ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sergai,Agaranews.com // Aksi bak film action terjadi di Dusun III Desa Pertambatan Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) – Sumut, Senin (5/10/2026)!
Berawal dari laporan warga yang resah karena kebun sawit dijadikan sarang transaksi sabu, Satresnarkoba Polres Sergai, langsung menggelar penyelidikan. Petugas melakukan penyamaran (undercover buy) menyusup ke lokasi.
Saat tersangka RH (25), warga Desa Pertambatan Kecamatan Dolok Masihul yang sehari-hari mocok-mocok hendak menyerahkan plastik klip berisi kristal putih ke polisi yang menyamar sebagai pembeli – seketika itu juga tim menyergap dan meringkusnya.
RH tak bisa berkutik. Dari tangannya disita barang bukti berupa; 3 (Tiga) plastik klip sedang + 1 klip kecil berisi diduga sabu total bruto 2,13 gram, 1(Satu) bal plastik klip kosong, pipet runcing, kaca pirex, mancis, 1 (Satu) HP Android, dompet hitam, kotak rokok Sampoerna dan uang tunai Rp50.000.
Tak berhenti disitu, sebagai shock therapy, polisi bersama Kepala Dusun dan tokoh masyarakat langsung membakar dan meratakan gubuk di ladang sawit yang selama ini dijadikan tempat pesta dan transaksi narkoba. Warga yang menyaksikan bersorak lega.
Tersangka langsung diboyong ke Mapolres Sergai.
Terpisah, Kasat Res Narkoba AKP Erikson David, S.H., M.H., melalui Kasi Humas AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., Rabu (7/10/2026), dalam keterangannya, membenarkan adanya aksi gerebek sarang narkoba (GSN) tersebut.
“Komitmen kami jelas, tidak ada ruang bagi bandar narkoba di Sergai. Kami butuh peran masyarakat untuk selamatkan generasi muda”, tegasnya.
Lanjutnya, terduga pelaku kini dijerat Pasal 114 dan 609, pungkasnya. (MS)




















