NATUNA, Agaranews— Berada di wilayah perbatasan bukan alasan bagi generasi muda untuk membatasi mimpi. Dari Natuna, para pelajar justru didorong berani bersaing dan membuka peluang meraih pendidikan terbaik.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Personel (Kadispers) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) Natuna, Kolonel Adm Yuli Afrizan, S.Sos., M.Si., saat sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Pradita Dirgantara Tahun Ajaran 2027–2028 di SMP Negeri 1 Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kamis, 17 September 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dilaksanakan Lanud Raden Sadjad Natuna bersama Yayasan Pengurus Cabang Lanud Raden Sadjad. Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi kepada para siswa mengenai proses penerimaan, sistem pendidikan, serta lingkungan belajar di SMA Pradita Dirgantara.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Adm Yuli Afrizan mengajak para siswa untuk tidak minder dengan kondisi geografis Natuna yang berada di kawasan perbatasan.
Menurutnya, siswa di daerah perbatasan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi. Karena itu, para pelajar harus berani bermimpi, meningkatkan kemampuan, serta memanfaatkan setiap peluang pendidikan yang tersedia.

“Jangan pernah merasa kecil hanya karena kita berada di wilayah perbatasan. Dari perbatasan, kita juga bisa bersaing. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar, disiplin, berkarakter, dan berani mengambil kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Yuli Afrizan.
Ia berharap sosialisasi tersebut tidak sekadar memberikan informasi mengenai SPMB, tetapi juga mampu membangkitkan semangat para pelajar Natuna untuk berani melangkah lebih jauh.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Masa depan ditentukan oleh keberanian untuk belajar, berusaha dan terus berkembang,” tambahnya.
Tim sosialisasi kemudian memaparkan berbagai program pendidikan yang ditawarkan SMA Pradita Dirgantara, mulai dari pengembangan potensi akademik, kegiatan di luar kelas hingga pembentukan karakter siswa.
SMA Pradita Dirgantara menerapkan konsep global competence dengan mengintegrasikan International Baccalaureate (IB), Kurikulum Merdeka, SPENAT UNESCO, serta program Sustainable Development Goals (SDGs).
Konsep pendidikan tersebut diarahkan untuk membekali siswa dengan kemampuan akademik, karakter, serta wawasan global agar mampu menghadapi tantangan dan persaingan di masa depan.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa pendaftaran SPMB SMA Pradita Dirgantara Tahun Ajaran 2027–2028 telah dibuka sejak 5 September 2026 dan akan berlangsung hingga 25 November 2026.
Bagi para pelajar Natuna, kesempatan tersebut menjadi pintu untuk memperluas pengalaman, mengembangkan potensi, dan mengejar prestasi melalui lingkungan pendidikan yang lebih luas.
Dari perbatasan Natuna, pesan yang disampaikan Lanud Raden Sadjad menjadi penyemangat bagi generasi muda bahwa jarak geografis bukan batas untuk meraih cita-cita. Dari wilayah terdepan Indonesia, para pelajar juga bisa tumbuh, berprestasi, dan bersaing di tingkat yang lebih luas.[]




















