
Aceh tenggara, Agaranews.com Kutacane, 22 April 2025nPemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melaksanakan prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat Penghulu Kute dari seluruh wilayah kabupaten, Selasa (22/4). Acara yang digelar di oprum sekdakab Kutacane ini diikuti oleh 71 orang Penghulu Kute dari 16 kecamatan se-Kabupaten Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhri, SE, MM, menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan para penghulu bukan sekadar seremonial, melainkan mengandung makna tanggung jawab besar terhadap bangsa, negara, dan masyarakat.
“Sumpah jabatan ini mengandung tanggung jawab untuk memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat. Sumpah ini disaksikan bukan hanya oleh kita semua yang hadir, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Bupati.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan gampong/kute serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa. Para penghulu juga diminta menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat, serta berperan aktif dalam penanggulangan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Salah satu penghulu yang dilantik, Saidi Hasbi dari Kute Tanjung Lama, dalam pernyataan komitmennya menegaskan tekadnya untuk menjalankan tugas sesuai peraturan yang berlaku, menjauhi praktik penyalahgunaan narkoba, dan turut berperan dalam menekan angka stunting serta kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
“Saya siap menjaga kondusivitas Kute Tanjung Lama dan siap diberhentikan apabila melanggar komitmen yang telah saya nyatakan,” tegas Saidi.
Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan kemajuan Aceh Tenggara.
Ady
































