Tanjungbalai, Agaranews.net 11 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama. masih dalam rangkaian menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dodi Noris Sinulingga,selaku PLH.Kalapas di ikuti Pejabat Struktural serta seluruh staf.
Bakti sosial tersebut diwujudkan dengan membagikan sejumlah hasil Bimbingan Kerja (Bimker) warga binaan yang dikembangkan,yang dibagikan berupa ikan air tawar & sayur-sayuran hasil budidaya yang sebelumnya dirawat dan dikembangkan oleh warga binaan dalam kegiatan pembinaan kemandirian ketahanan pangan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa program pembinaan di Lapas tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi diarahkan agar menghasilkan sesuatu yang produktif dan memiliki nilai manfaat. Melalui Bimbingan Kerja, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar, bekerja, mengembangkan keterampilan, sekaligus menumbuhkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.
Hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut kemudian dimanfaatkan dalam kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian kepada keluarga warga binaan. Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang positif antara Lapas, warga binaan, dan masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan ini turut memperkenalkan hasil pembinaan warga binaan kepada masyarakat secara langsung. Ikan dan sayuran yang dibagikan bukan sekadar hasil produksi, tetapi merupakan buah dari proses kerja keras, keterampilan, kedisiplinan, dan pembelajaran yang dilakukan warga binaan melalui kegiatan Bimbingan Kerja.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Tanjungbalai terus mendorong agar program pembinaan kemandirian dapat memberikan dampak yang lebih luas. Setiap hasil yang lahir dari tangan warga binaan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Dari proses pembinaan lahir keterampilan,dari keterampilan tumbuh kemandirian,dan dari kemandirian, hadir manfaat bagi sesama” ujar Kasi Binadikgitaja yang sekaligus di tunjuk sebagai PLH.Kalapas.

























