Launching Pesantren Online Pequsah: Saatnya Orang Tua Ikut Belajar Agar Rumah Menjadi Lingkungan Pendidikan Terbaik Bagi Anak

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:00 WIB

5098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sidoarjo, Agaranews. Com // Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak melalui sekolah berbasis Islam, muncul sebuah pertanyaan penting yang sering luput dari perhatian: apakah lingkungan di rumah sudah sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekola

Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu latar belakang lahirnya Pesantren Online Pequsah, sebuah inovasi pendidikan Islam berbasis digital yang resmi diluncurkan hari ini. Program ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memperdalam ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan maupun tanggung jawab keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peresmian Pesantren Online Pequsah yang dilaksanakan di Tangsel, 6 Juni 2026, mengangkat fenomena yang semakin banyak dirasakan para orang tua. Tidak sedikit keluarga yang telah berinvestasi besar untuk menyekolahkan anak di lingkungan Islami, namun menghadapi tantangan ketika anak kembali ke rumah dan menemukan suasana yang berbeda dari nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah.

“Anak hanya menghabiskan beberapa jam di sekolah, tetapi sebagian besar waktunya berada di rumah. Karena itu, rumah sesungguhnya adalah madrasah pertama dan utama. Jika sekolah mengajarkan nilai-nilai Islam, maka orang tua perlu terus belajar agar mampu menghadirkan suasana yang selaras di rumah,” ujar perwakilan Ketua Pequsah, Dr. Agung Solilhin, dalam sesi talk show.Agung menyatakan, Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di era modern ketika banyak orang tua berada pada usia produktif dengan tingkat kesibukan yang tinggi. “Di satu sisi mereka ingin anak tumbuh dalam lingkungan yang religius, namun di sisi lain sering kali kesulitan meluangkan waktu untuk meningkatkan kapasitas diri dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam” ujarnya.

“Padahal, berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter, kebiasaan ibadah, dan kesehatan mental anak. Keteladanan yang hadir setiap hari di rumah menjadi faktor penting yang tidak dapat digantikan oleh lembaga pendidikan mana pun” Jelas Agung.

Melihat kondisi tersebut, Pesantren Online Pequsah hadir dengan pendekatan yang fleksibel dan adaptif. Melalui sistem pembelajaran daring, masyarakat dapat belajar Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengikuti pembinaan secara terstruktur dari mana saja dan kapan saja.

Lebih dari sekadar program pendidikan, Pesantren Online Pequsah membawa misi untuk memperkuat ekosistem keluarga Muslim Indonesia. Ketika orang tua terus bertumbuh dalam ilmu dan spiritualitasnya, maka rumah akan menjadi ruang yang menghadirkan ketenangan, keteladanan, serta budaya belajar yang positif bagi seluruh anggota keluarga.

Peluncuran Pesantren Online Pequsah juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi digital pendidikan keagamaan yang saat ini terus didorong oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi, akses terhadap pendidikan Islam yang berkualitas dapat menjangkau lebih banyak masyarakat tanpa batasan ruang dan waktu.

Melalui langkah ini, Pequsah berharap dapat menjadi pelopor gerakan pembelajaran Islam yang tidak hanya berfokus pada anak-anak, tetapi juga mendorong para orang tua untuk terus belajar sepanjang hayat.

“Karena pada akhirnya, anak-anak tidak hanya mendengarkan apa yang diajarkan orang tua, tetapi mereka tumbuh dari apa yang mereka lihat setiap hari di rumah” ujar Agung.

Pequsah merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berkomitmen menghadirkan akses pembelajaran Islam yang mudah, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui peluncuran Pesantren Online, Pequsah berupaya menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.(Lia Hambali)

Reporter: Redho

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!
Wakil Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-8i
638 Narapidana Lapas Tanjungbalai Asahan Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Orang Langsung Bebas
Polres Karo Tampil dalam Parade Defile Pawai Kemerdekaan RI ke-81
Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Yahdi Hasan Hadiri Yasinan di SMA Negeri 1 Kutacane, Doakan 21 Tahun Perdamaian Aceh dan 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia
Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81
Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Profesor Sutan Nasomal Meyakini Kelangkaan Gas Elpiji Di Soppeng Akibat Ulah Cukong Kapolda Sulsel Bersama Kapolres Turun Tangan!!

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-8i

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:47 WIB

638 Narapidana Lapas Tanjungbalai Asahan Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Orang Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Polres Karo Tampil dalam Parade Defile Pawai Kemerdekaan RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Bupati Aceh Timur Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Lawe Sigala Gala Mengucapkan Selamat HUT ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:17 WIB

Polsek Kutabuluh Hadiri Peletakan Karangan Bunga di Tugu Perjuangan Sambut HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Forkopimda Karo Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Karo, Kapolres : Jalankan Tugas dengan Disiplin dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru