Eddi Santana : Gubernur Herman Deru Paling Bertanggung Jawab atas Kabut Asap Sumsel, Banpres Rp100 Miliar Disorot

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:29 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumsel, Agaranews.com // Persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus menuai kritik Rakyat. Eddi Santana menilai Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas penanganan persoalan tersebut, mengingat posisinya sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat provinsi.

Sorotan publik semakin menguat setelah pemerintah pusat mengucurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp100 miliar untuk penanggulangan karhutla di Sumsel. Namun, besarnya anggaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penggunaan dana dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah, alokasi Banpres tersebut terdiri atas Rp30 miliar untuk Pemerintah Provinsi Sumsel, masing-masing Rp20 miliar untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Musi Banyuasin, serta masing-masing Rp15 miliar untuk Kabupaten Ogan Ilir dan Banyuasin.

Tokoh masyarakat, Seringguk Umang, turut mengkritik penanganan karhutla dan mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran. Ia menyoroti kondisi kabut asap yang masih mengganggu masyarakat, sementara hujan yang diharapkan dapat membantu mengurangi kebakaran belum merata di wilayah terdampak.

Seringguk Umang juga menyoroti rencana pengadaan kendaraan operasional menggunakan anggaran tersebut. Menurut kritiknya, kendaraan darat perlu dipastikan sesuai dengan kondisi medan karena sejumlah lahan yang terbakar sulit dijangkau melalui jalur darat. Pengadaan kendaraan, katanya, harus benar-benar mendukung pemadaman dan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan administratif.

Kritik tersebut menjadi pengingat bahwa besarnya anggaran tidak otomatis menjamin keberhasilan penanganan bencana. Peralatan yang dibeli harus sesuai dengan kebutuhan lapangan, didukung personel, sumber air, pompa, selang, serta strategi pemadaman yang efektif. Untuk lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan, operasi pemadaman melalui jalur udara dan metode lain yang sesuai tetap diperlukan.

Di sisi lain, Gubernur Herman Deru sebelumnya menjelaskan bahwa Pemprov Sumsel memperoleh alokasi Rp30 miliar dan penggunaannya harus mengikuti petunjuk teknis serta prosedur pengadaan. Ia menyebut rencana pembelian mobil tangki, mobil pemadam kebakaran, pompa air, dan perlengkapan pendukung lainnya. Pemerintah juga menyatakan anggaran tersebut akan diawasi dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, kritik masyarakat perlu dijawab melalui keterbukaan mengenai realisasi anggaran, daftar pengadaan, lokasi pemanfaatan peralatan, serta hasil penanganan karhutla. Evaluasi tidak cukup hanya berdasarkan jumlah dana yang tersedia atau barang yang dibeli, melainkan juga efektivitasnya dalam menekan kebakaran dan mengurangi paparan asap.

Pemimpin Harus Mengutamakan Keselamatan Rakyat

Dalam situasi ini, tanggung jawab kepemimpinan menjadi perhatian utama. Masyarakat membutuhkan udara yang lebih bersih, perlindungan kesehatan, penanganan kebakaran yang terukur, dan kepastian bahwa uang negara digunakan untuk kepentingan publik.

Filsuf Inggris John Locke, melalui pemikirannya dalam Second Treatise of Government, menekankan bahwa kekuasaan pemerintahan harus dijalankan demi kepentingan masyarakat. Prinsip tersebut relevan dengan tuntutan agar pemerintah bertanggung jawab atas kebijakan, penggunaan anggaran, dan perlindungan warga dari dampak bencana.

Sebagaimana gagasan yang dikemukakan Marcus Aurelius dalam Meditations, kepentingan bersama harus menjadi pertimbangan utama. Dalam konteks karhutla Sumsel, hal itu berarti keselamatan masyarakat harus menjadi tolok ukur penting dalam mengevaluasi kebijakan pemerintah.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu penjelasan mengenai besarnya anggaran atau rencana pengadaan peralatan. Mereka membutuhkan hasil yang dapat dirasakan langsung: kebakaran terkendali, asap berkurang, dan kesehatan warga terlindungi.(JS)

Berita Terkait

Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas, Kapolres Sergai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba-2026
Mantapkan Kesiapan, Polres Sergai Gelar Latpraops Patuh Toba-2026 : Kedepankan Sikap Profesional Dan Humanis
Kasus PT TSI VS BANK MANDIRI: Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar
Lima Instansi Deli Serdang Bersinergi, Delapan Sertipikat Tanah Wakaf Diserahkan untuk Perkuat Kepastian Hukum
Wakil Walikota Tanjungbalai Terima Kunjungan Wamenag Prof.Romo H.R. Muhammad Syafi’i,SH,M.Hum Dalam Jamuan Makan Malam
Ketum KNPI Haris Pertama Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Jadi Juru Bicara Kepentingan Singapura, Karhutla Harus Diusut Tuntas,..!!!
Pangdam I/BB Lantik Bintara Remaja TNI AD, Tekankan Disiplin dan Pengabdian
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke dan Berikan Motivasi Pendidikan kepada Siswa SMPN 261

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas, Kapolres Sergai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba-2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Mantapkan Kesiapan, Polres Sergai Gelar Latpraops Patuh Toba-2026 : Kedepankan Sikap Profesional Dan Humanis

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Kasus PT TSI VS BANK MANDIRI: Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Lima Instansi Deli Serdang Bersinergi, Delapan Sertipikat Tanah Wakaf Diserahkan untuk Perkuat Kepastian Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Wakil Walikota Tanjungbalai Terima Kunjungan Wamenag Prof.Romo H.R. Muhammad Syafi’i,SH,M.Hum Dalam Jamuan Makan Malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pangdam I/BB Lantik Bintara Remaja TNI AD, Tekankan Disiplin dan Pengabdian

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Turun Langsung Atur Lalu Lintas Muara Angke dan Berikan Motivasi Pendidikan kepada Siswa SMPN 261

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Apel Operasi Patuh Jaya 2026, Sasaran Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terbaru