DPRD Klaten Tolak Rekomendasi Ombudsman, Ada Apa yang Disembunyikan,…???

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 00:14 WIB

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Klaten, AgaraNews. Com //
Aroma pembangkangan terhadap Etika Publik kembali tercium dari Gedung DPRD Klaten. Meski sudah disorot Ombudsman Jawa Tengah lewat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), DPRD Klaten justru menghentikan proses aduan tanpa tindak lanjut. Akibatnya, kasus ini kini ditarik ke level nasional oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat resmi Ombudsman Jateng nomor T/0577/LM.44-14/0033.2025/VII/2025, tertanggal 30 Juli 2025, menjadi bukti bahwa tindakan korektif, pihak DPRD Klaten dianggap belum dijalankan secara utuh dan serius.

“Pelimpahan dilakukan karena tanggapan pihak terlapor belum memenuhi rekomendasi LHP secara menyeluruh,” tegas Siti Farida, Ketua ORI Perwakilan Jawa Tengah, Rabu (31/7/2025).

Kritik tajam datang dari Gatot Handoko, pelapor dalam kasus ini. Ia menyebut DPRD Klaten telah “mengubur aduan”, karena tahapan mempertemukan pengadu dengan teradu, pemeriksaan alat bukti dan pemanggilan saksi saksi, tidak dilakukan. Menurutnya, Badan Kehormatan (BK) DPRD telah mengeluarkan keputusan yang cacat dalam prosesnya.

“Saya menilai ini pengabaian sistematis. Langkah Ombudsman Jateng sangat tepat, tapi respon DPRD jelas mengecewakan publik,” ungkap Gatot kepada Awak Media. Ketika. Diwawancarai Sabtu 02/08/2025

Langkah Ombudsman RI menarik kasus ini ke Keasistenan Resolusi dan Monitoring di Jakarta bisa menjadi babak baru: apakah DPRD Klaten mampu mempertanggungjawabkan integritasnya atau justru memperkuat citra buruk lembaga wakil rakyat?

“Kami berharap penanganan di pusat bisa membuka tabir kebenaran yang selama ini ditutupi,” lanjut Gatot.

Ketika media ini mencoba meminta klarifikasi kepada Ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, melalui WhatsApp, hingga berita ini naik tayang tak ada balasan sedikit pun.

Publik kini bertanya-tanya: Ada apa dengan DPRD Klaten? Mengapa takut menindaklanjuti rekomendasi lembaga negara?

Pelimpahan ini juga menjadi sinyal bahwa pengawasan publik bukan sekadar formalitas. Dalam negara demokrasi, ketika lembaga daerah menutup mata terhadap etika dan hukum, lembaga nasional akan turun tangan.

Kini, semua mata tertuju ke Jakarta. Akankah Ombudsman pusat mengguncang kursi-kursi kekuasaan yang selama ini nyaman di zona aman?(Lia Hambali/ Tim)

Berita Terkait

Menyongsong Hari Buruh : Takdir Ketimpangan dari Kebijakan Negara
Respon Cepat Polres Karo! Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar
Deli Serdang Gandeng Badan Narkotika Nasional Perkuat Perangi Narkoba
Padusi Tapa Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
Kasab, Cinta dan Pengabdian Dedikasi Istri Prajurit untuk Budaya Aceh
Padusi Tapa: Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Capai Progres 16,23 Persen, Dukung Konektivitas Antar Desa Antar Kecamatan
Wujud Pendampingan, Babinsa Bantu Petani Bajak Sawah Percepat Pertanian

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:27 WIB

Menyongsong Hari Buruh : Takdir Ketimpangan dari Kebijakan Negara

Rabu, 29 April 2026 - 09:22 WIB

Respon Cepat Polres Karo! Barak Narkoba dan Judi di Perladangan Sukatendel Dibongkar

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WIB

Deli Serdang Gandeng Badan Narkotika Nasional Perkuat Perangi Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:03 WIB

Padusi Tapa Ketangguhan Seorang Istri Prajurit Mengolah Tradisi Menjadi Kekuatan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 08:59 WIB

Kasab, Cinta dan Pengabdian Dedikasi Istri Prajurit untuk Budaya Aceh

Rabu, 29 April 2026 - 08:46 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Capai Progres 16,23 Persen, Dukung Konektivitas Antar Desa Antar Kecamatan

Rabu, 29 April 2026 - 08:43 WIB

Wujud Pendampingan, Babinsa Bantu Petani Bajak Sawah Percepat Pertanian

Rabu, 29 April 2026 - 08:38 WIB

Ringankan Beban Warga Desa Binaan Babinsa Turut Bantu Bangun Rumah

Berita Terbaru