Padang Pariaman, AgaraNews. Com //Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Babinsa Koramil 08/sgr Kodim 0308/pariaman Sertu Firdaus melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan pelaku UMKM di wilayah binaannya, Selasa (30/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan bersama Bapak Rachmat, seorang pengrajin kayu yang berlokasi di Nagari sungai sirah kuranji hulu.pariaman kesempatan tersebut, Sertu Firdaus berdialog langsung dengan pelaku usaha mengenai kondisi usaha kerajinan kayu yang dijalankan, sekaligus mendengarkan berbagai kendala dan harapan dalam mengembangkan usaha yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat setempat.
Sertu Firdaus mengatakan bahwa kegiatan Komsos merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengetahui kondisi sosial dan ekonomi warga binaan secara langsung.
“Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, kami ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dengan para pelaku UMKM serta memberikan motivasi agar terus semangat dalam mengembangkan usahanya.
UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar,” ujar Sertu Firdaus Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Sementara itu, Bapak Rachmat menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan Babinsa kepada para pelaku usaha di wilayahnya.
“Kami merasa senang dan termotivasi karena Babinsa selalu hadir untuk memberikan perhatian dan semangat kepada para pelaku UMKM. Semoga usaha yang kami jalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau tertib, aman, dan kondusif, serta semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan ekonomi di wilayah. (Lia Hambali)
























