Tanah Karo – 9 Juni 2026, AgaraNews . Com // Peletakan batu pertama renovasi Masjid Lama Lau Cimba 1902–1904 berlangsung khidmat di Kelurahan Lau Cimba, Kabupaten Karo. Masjid tertua di Kabupaten Karo ini resmi memulai proses renovasi perdana, ditandai dengan kehadiran Ketua Umum Majelis Taklim Zikir Al Haura Sumatera Utara Ernawati Br Sitepu bersama Ketua Generasi Muda Al Haura Kabupaten Karo Supartin Sembiring, S.P.
Masjid Lama Lau Cimba dibangun pada 1902–1904 dan menjadi saksi perjuangan dakwah Islam di Tanah Karo. Renovasi ini diharapkan dapat mengembalikan kemegahan sekaligus menjaga nilai sejarahnya bagi generasi mendatang.
Turut hadir dalam acara tersebut Lurah Lau Cimba Sembiring, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo H. Saparuddin, Kepala BPN Kabupaten Karo Nora Br Saragih, Kepala Kantor Urusan Agama Kabanjahe Nasrun Tarigan, perwakilan Baznas, pengurus BKM Masjid Lama, serta Ketua DPC Al Haura Kabanjahe Normadiah Br Surbakti, S.Pd.
Dalam sambutannya, Ernawati Br Sitepu menyampaikan ucapan selamat atas dimulainya renovasi Masjid Lama Lau Cimba.
“Masjid ini memiliki nilai sejarah dan menjadi simbol perjuangan umat Islam di Kabupaten Karo khususnya. Semoga proses renovasi berjalan lancar dan selalu diridhai Allah SWT. Apalagi masjid ini bersandingan dengan Pasar Tradisional Kabanjahe, sehingga dapat menjembatani aktivitas perekonomian dan ibadah masyarakat di sini,” ujar Ernawati.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun semangat gotong royong. “Mari bersama-sama agar masjid yang selama ini diimpikan masyarakat, khususnya warga sekitar, bisa menjadi tempat singgah yang tenang dan nyaman untuk melaksanakan ibadah. Semoga apa yang kita berikan menjadi ladang amal dan catatan di Lauhul Mahfuz kelak,” tutupnya.
Renovasi Masjid Lama Lau Cimba diharapkan tidak hanya mempercantik bangunan, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, syiar, dan perekat sosial bagi umat Islam di Kabupaten Karo.(Donal)
Editor : Lia Hambali





















