Peringatan Harganas ke-33, Wakil Walikota Tanjungbalai Tegaskan Ketangguhan Keluarga Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Global

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 23:16 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

Tanjungbalai,Agara News Com // Wakil Walikota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, SP,Msi menegaskan sejalan dengan tema “Ayah Wajib Hadir”. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah seruan untuk mendefinisikan ulang peran Domestik dan Emosional seorang ayah dalam Struktur Keluarga Modern.

Muhammad Fadly Abdina, SP,Msi mengatakan ketangguhan keluarga merupakan Fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan Global yang semakin kompleks. Menurutnya, di tengah Era Disrupsi digital dan ancaman Siber, Penguatan keluarga menjadi Urgensi Nasional yang tidak bisa ditunda.Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Muhammad Fadly Abdina,SP, Msi saat memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (*Harganas*) ke-33 Tingkat Kota Tanjungbalai Tahun 2026 di Halaman Kantor Walikota Tanjungbalai, Senin (29/6/2026). Sekitar Pukul 08.30 WIB

“Ketangguhan keluarga bukanlah sebuah pilihan Alternatif yang bisa kita tunda-tunda. Ketangguhan keluarga adalah sebuah keharusan mutlak, sebuah Urgensi Nasional yang tidak boleh ditawar lagi jika kita ingin Bangsa ini tetap berdiri tegak di tengah badai perubahan Global,” ucapnya

Membacakan Amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan mengenakan Pakaian melayu, Muhammad Fadly Abdina, SP,Msi mengatakan, Indonesia saat ini berada pada Fase Krusial bonus Demografi, ketika struktur penduduk didominasi Usia Produktif 15-64 tahun. Momentum tersebut harus dikelola secara tepat agar tidak berubah menjadi Bencana Demografi berupa meningkatnya pengangguran dan kriminalitas.Untuk mewujudkan lompatan kualitas Sumber Daya Manusia (*SDM*), Muhammad Fadly Abdina, SP,Msi menyampaikan tiga pilar Utama Pembangunan Keluarga. Pertama, menuntaskan perang terhadap Stunting melalui pemenuhan Gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (*HPK*). Kedua, mengembalikan Fungsi Keluarga sebagai Madrasah pertama dalam menanamkan nilai kejujuran, Integritas, dan kedisiplinan. Ketiga, menjadikan keluarga sebagai pelabuhan Emosional yang stabil agar Anak-anak tumbuh menjadi Pribadi yang tangguh (*Resilient*).

Pada kesempatan tersebut, Fadly juga memberikan perhatian khusus kepada Para Kepala Keluarga, terutama para Ayah. Menurutnya, peran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari Nafkah, tetapi juga harus hadir secara Psikologis dan Spiritual dalam Proses pengasuhan anak.

Ia mengingatkan bahaya Fenomena ‘Fatherless Country, yakni kondisi ketika Sosok ayah hadir secara fisik di rumah, tetapi tidak terlibat secara Emosional dalam kehidupan Anak.

“Wahai para Ayah, letakkan Gawai Anda saat berada di Rumah. Peluk Anak-anakmu, ajak mereka berdialog, dengarkan keluh kesah mereka, dan jadilah sahabat terbaik bagi mereka. Jangan biarkan meja makan kita sunyi dari Obrolan karena semua Anggota keluarga sibuk menatap layar HP masing- masing,” imbaunya.Muhammad Fadly Abdina, SP, Msi juga mengaitkan lemahnya Pengasuhan serta penggunaan Gawai tanpa pengawasan dengan meningkatnya berbagai persoalan Sosial di kalangan Remaja, seperti Tawuran, perundungan (*Bullying*), geng motor, seks bebas, hingga penyalahgunaan Narkoba.

Menurutnya, berbagai perilaku menyimpang tersebut merupakan Sinyal bahwa fungsi keluarga mengalami pelemahan.

“Benteng pertahanan terbaik adalah Ketahanan keluarga. Tidak ada gunanya pertumbuhan Ekonomi yang tinggi, tidak ada gunanya infrastruktur yang megah, jika Generasi yang mewarisinya adalah Generasi yang rapuh moralnya dan rusak mentalnya,” katanya

Peringatan Harganas Ke-33 dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung,S.sos,MI.Kom para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (*OPD*) dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (*ASN*) dan Kepala Lingkungan se Kota Tanjungbalai.

Laporan: Sofyan Parinduri BA -Kabiro

Berita Terkait

Sambil Menyelam Minum Air, Sambangi Warga Babinsa Kemlayan Ngobrol Santai Dengan Juru Parkir
Atap Bocor Disambut Aksi Babinsa, Serma Totok Nurianto Hadir Bawa Harapan untuk Warga
Polres Metro Jakut Ungkap Kasus Bom Molotov dan Penganiayaan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap
Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Sertijab Kasatres PPA/PPO, Tekankan Profesionalisme dan Soliditas
Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simalungun Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sebagai Simbol Toleransi dan Persatuan
Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Polsek Gunung Malela Tangkap Pelaku Pembongkaran SD Negeri 095552 Simalungun
Rimung Buloh Bantah Tuduhan Direktur RSUD Cut Meutia, Desak Menkes Sidak Pelayanan Rumah Sakit
Pemkab Karo Undang Moderamen GBKP Guna Berdiskusi Terkait Penyelesaian RSUD Kabupaten Karo

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:22 WIB

Sambil Menyelam Minum Air, Sambangi Warga Babinsa Kemlayan Ngobrol Santai Dengan Juru Parkir

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:19 WIB

Atap Bocor Disambut Aksi Babinsa, Serma Totok Nurianto Hadir Bawa Harapan untuk Warga

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:15 WIB

Polres Metro Jakut Ungkap Kasus Bom Molotov dan Penganiayaan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:11 WIB

Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Sertijab Kasatres PPA/PPO, Tekankan Profesionalisme dan Soliditas

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:05 WIB

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simalungun Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sebagai Simbol Toleransi dan Persatuan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:53 WIB

Rimung Buloh Bantah Tuduhan Direktur RSUD Cut Meutia, Desak Menkes Sidak Pelayanan Rumah Sakit

Senin, 29 Juni 2026 - 23:48 WIB

Pemkab Karo Undang Moderamen GBKP Guna Berdiskusi Terkait Penyelesaian RSUD Kabupaten Karo

Senin, 29 Juni 2026 - 23:43 WIB

HARGANAS Ke-33 di Karo : ‘Ayah Wajib Hadir’ Jadi Penguat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru