Redam Polemik Ijazah, Dikbud Sidoarjo dan FPPI Sukses Mediasi SMP 10 Nopember dengan Wali Murid

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:38 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo || Agaranews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat meredam polemik penahanan ijazah akibat kendala administrasi. Melalui langkah taktis, Dikbud Sidoarjo bersama Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) sukses memfasilitasi mediasi antara pihak SMP 10 Nopember Sidoarjo dan orang tua siswi guna meluruskan miskomunikasi sekaligus menjamin hak pendidikan anak.

Seluruh pihak yang terlibat duduk bersama dalam ruang dialog yang kondusif dan penuh rasa kekeluargaan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo pada Rabu (17/6/2026).

Pertemuan krusial tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., didampingi Kepala Bidang Mutu Pendidikan Lilik Sulistyowati, S.Pd., M.Pd. Sementara dari pihak sekolah, hadir Kepala SMP 10 Nopember Sidoarjo Saiful Tulus Jatmika, S.Pd., M.Pd., bersama Humas Sekolah Taufik. Dari sisi pendamping wali murid, hadir Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FPPI Kabupaten Sidoarjo, Hadi Purnomo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah Akui Miskomunikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Dalam mediasi tersebut, manajemen SMP 10 Nopember Sidoarjo menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pihak sekolah mengklarifikasi bahwa tindakan staf di lapangan sebenarnya bertujuan menjalankan standar operasional prosedur (SOP) lembaga, namun mereka mengakui adanya ketidaktepatan momentum saat penyampaian informasi kepada wali murid.

Kepala SMP 10 Nopember Sidoarjo, Saiful Tulus Jatmika, menegaskan bahwa akar masalahnya terletak pada situasi tempat penyampaian yang kurang ideal, bukan pada kebijakan yang kaku. Sekolah pun selalu terbuka terhadap opsi dispensasi atau keringanan jika orang tua siswa menghadapi kendala ekonomi.

Momentumnya kemarin kurang pas. Saat itu Humas saya sedang mau keluar membawa berkas dan kebetulan duduk di depan, jadi posisinya tidak di ruang tamu yang santai. Apalagi di sekolah sedang ada kegiatan kejuaraan. Belum ada momentum orang tua maupun perwakilan bertemu saya langsung di ruangan untuk membicarakan perihal ini,” urai Kepala Sekolah di Forum Mediasi tersebut

Humas SMP 10 Nopember Sidoarjo, Taufik (yang akrab disapa Afif), memberikan penjelasan senada mengenai kondisi lapangan yang sangat padat saat peristiwa terjadi, sehingga koordinasi menjadi kurang maksimal.

“Sebenarnya saya sendiri juga meminta maaf dan kemarin sudah berkunjung ke rumah wali murid (Mas Ardi) untuk menyampaikan maaf secara langsung. Waktu itu kondisi sekolah sedang ramai PPDB dan persiapan ujian. Di saat yang sama, saya harus segera mengirimkan proposal kejuaraan sekolah,” jelas Afif.

Afif menambahkan, ia mendapat informasi dari petugas keamanan bahwa ada tamu yang ingin berkoordinasi mengenai masalah ijazah. Namun, karena situasi yang terburu-buru, terjadilah miskomunikasi. Ke depan, ia berharap komunikasi dapat terjalin secara langsung dan intensif di lingkungan sekolah.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., yang memimpin jalannya mediasi, menyatakan rasa syukur atas tercapainya kesepakatan damai ini. Ia menekankan bahwa penyelesaian administrasi ini memastikan hak kelulusan siswa tidak boleh tertunda lagi.

“Alhamdulillah, mediasi hari ini berjalan lancar dan semua pihak bisa saling berkomunikasi dengan baik. Tentu ini menjadi pembelajaran berharga untuk kita semua bahwa komunikasi itu sangat penting,” ujar Dr. Netti.

Ia memastikan bahwa polemik ini telah selesai secara tuntas. “Insya Allah sudah selesai. Jadi Ananda nanti bisa segera mengambil ijazahnya di sekolah untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Kekurangan administrasi tadi sudah terselesaikan,” tegasnya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Sidoarjo melalui Dikbud yang memberikan garansi kuat bahwa tidak boleh ada anak yang putus sekolah atau terhambat masa depannya hanya karena kendala biaya administrasi.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPC FPPI Kabupaten Sidoarjo, Hadi Purnomo, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap respons cepat Dikbud Sidoarjo yang bertindak sebagai mediator solutif.

“Kami sangat mengapresiasi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid Mutu yang sudah tanggap memfasilitasi penyelesaian antara wali murid dan pihak SMP 10 Nopember. Berkat langkah ini, apa yang menjadi hak dari anak didik kita akhirnya sudah terpenuhi,” kata Hadi Purnomo.

Kendati demikian, FPPI memberikan catatan kritis agar persoalan serupa tidak terulang di masa depan. Hadi mendesak pihak sekolah di seluruh Sidoarjo untuk lebih peka melihat kondisi riil ekonomi masyarakat di lapangan.

“Ke depannya, jangan ada lagi persoalan seperti ini. Di saat kondisi anak didik benar-benar tidak mampu, alangkah bijaksananya jika pihak sekolah tidak mempersulit penyerahan ijazah. Aspek kemanusiaan dan hak anak atas pendidikan harus tetap diutamakan,” tegas Hadi.

Dengan tercapainya titik temu ini, seluruh pihak menyepakati bahwa komunikasi dua arah yang sehat adalah kunci utama pencegahan konflik. Polemik ijazah ini resmi dinyatakan selesai secara damai, transparan, dan berkeadilan demi menjaga marwah serta iklim pendidikan di Kabupaten Sidoarjo agar tetap kondusif. (Arju Herman/Lia Hambali)

Berita Terkait

DPRK Aceh tenggara mengucapkan HUT RI ke 81
Asri Ludin Tambunan-Lom Lom Suwondo Buka Ruang Kritik dan Aspirasi Publik pada Refleksi 1,5 Tahun Kepemimpinan
Kadis Pendidikan dan Kamenag Aceh Timur Serahkan Piala Bagi Pemenang Juara Pawai Karnaval Budaya’ Aceh Timur
Bupati dan Wabup Aceh Timur Lepas Pawai Karnaval Terbesar dan terme
SMA Negeri 1 Lawe Alas Semangat HUT RI Ke – 81 Memperkuat Mutu Akademik dan Non Akademik Menuju Generasi Emas 2045.
Kapolres Karo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:08 WIB

DPRK Aceh tenggara mengucapkan HUT RI ke 81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Kadis Pendidikan dan Kamenag Aceh Timur Serahkan Piala Bagi Pemenang Juara Pawai Karnaval Budaya’ Aceh Timur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Bupati dan Wabup Aceh Timur Lepas Pawai Karnaval Terbesar dan terme

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:05 WIB

SMA Negeri 1 Lawe Alas Semangat HUT RI Ke – 81 Memperkuat Mutu Akademik dan Non Akademik Menuju Generasi Emas 2045.

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Kapolres Karo Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Tim Kecamatan Lawe Alas Bersinergi Dengan Masyarakat Kute Dalam Pencegahan Ruang Gerak Peredaran Narkoba.

Berita Terbaru

HEADLINE

DPRK Aceh tenggara mengucapkan HUT RI ke 81

Rabu, 19 Agu 2026 - 15:08 WIB