Sabam Tanjung Keberatan Fotonya Dicantumkan dalam Berita “Di-Prank Disdik Riau”

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:04 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, AgaraNews. Com // Menanggapi pemberitaan berjudul “DI-PRANK DISDIK RIAU: Agenda Coffee Morning Dibatalkan Sepihak Setelah Puluhan Wartawan Menunggu 2 Jam”,

Sejumlah insan pers yang selalu aktif sehari-hari melakukan peliputan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau menyampaikan membantah atas pemberitaan sepihak, agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Frans Sibarani, yang dikenal sebagai aktivis sekaligus insan pers yang aktif melakukan peliputan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, menegaskan bahwa informasi mengenai agenda Coffee Morning yang beredar berasal dari potongan notulen kegiatan internal Disdik Riau yang tersebar ke beberapa insan pers dijadikan dasar sebagai undangan resmi, sementara pihak pimpinan dinas pendidikan tidak pernah memberikan undangan resmi ke kepada sejumlah wartawan.

Menurut Frans, sebenarnya notulen ini adalah merupakan agenda bagian dari rangkaian kegiatan internal pimpinan Disdik Riau dan bukan undangan resmi yang ditujukan kepada insan pers.

“Pada notulen memang terdapat agenda Coffee Morning pimpinan bersama media. Namun itu merupakan bagian dari agenda internal dan pelaksanaannya sangat bergantung pada situasi, kondisi, serta jadwal pimpinan. Jadi tidak bisa serta-merta dianggap sebagai undangan resmi kepada wartawan,” ujarnya.

Frans menambahkan bahwa dirinya bersama sejumlah wartawan lainnya hampir setiap hari berada di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk menjalankan tugas jurnalistik.

“Bagi kami yang setiap hari melakukan peliputan di Disdik, tidak ada persoalan terkait agenda tersebut. Kami memahami bahwa itu merupakan agenda kerja internal pimpinan, bukan undangan resmi kepada media,” katanya.

Hal senada disampaikan Sabam Tanjung. Ia menyayangkan pencantuman fotonya dalam pemberitaan tersebut karena dirinya tidak pernah memberikan pernyataan yang mendukung narasi bahwa wartawan telah “di-prank” oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Saya keberatan foto saya ditampilkan dalam pemberitaan tersebut. Saya tidak pernah menyatakan bahwa Disdik Riau melakukan prank kepada wartawan. Kami hampir setiap hari berada di Disdik untuk melakukan peliputan dan memahami mekanisme kegiatan di lingkungan instansi tersebut,” tegas Sabam.

Menurut Sabam, apabila sebuah kegiatan memang ditujukan kepada media, maka lazimnya akan disampaikan melalui undangan resmi yang diterbitkan oleh instansi terkait.

“Kalau memang itu undangan resmi untuk wartawan, tentu ada surat atau undangan khusus yang disampaikan secara resmi. Sementara yang beredar hanya potongan notulen kegiatan internal. Karena itu, tidak tepat jika langsung disimpulkan bahwa wartawan mendapat undangan resmi lalu dibatalkan secara sepihak,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh rekan media untuk melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak membangun persepsi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah hubungan kemitraan antara insan pers dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Kita harus bisa membedakan mana agenda internal dan mana undangan resmi. Jangan sampai informasi yang belum utuh menimbulkan polemik yang sebenarnya tidak perlu,” tutupnya.

Sabam Tanjung melalui media ini juga meminta kepada pihak yang mempublikasikan pemberitaan tersebut untuk menghapus foto dirinya karena digunakan tanpa persetujuan dan dapat menimbulkan kesan seolah-olah dirinya mendukung isi pemberitaan dimaksud.    (Lia Hambali)

Liputan: ST

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SDN Istiqamah Darul Hasanah Aceh Tenggara, Diduga Sarat Masalah.
Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi
Mengukir Jejak, Menyambut Amanah Baru: AKBP Rujiyanto Resmi Pimpin Polres Aceh Tenggara
Dukung Kenaikan Gaji TNI: Prajurit Sejahtera, Pertahanan Negara Semakin Kuat
Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas
Fakta Baru Ekshumasi, Polres Aceh Timur Telusuri Misteri Kematian Bayi di Sungai Arakundo.*
Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:07 WIB

Proyek Revitalisasi SDN Istiqamah Darul Hasanah Aceh Tenggara, Diduga Sarat Masalah.

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:40 WIB

Mengukir Jejak, Melanjutkan Amanah : Polres Aceh Tenggara Sambut Pemimpin Baru dengan Semangat Presisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:37 WIB

Mengukir Jejak, Menyambut Amanah Baru: AKBP Rujiyanto Resmi Pimpin Polres Aceh Tenggara

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:52 WIB

Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Polisi Bergerak Cepat Evakuasi Korban dan Pulihkan Arus Lalu Lintas

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:49 WIB

Fakta Baru Ekshumasi, Polres Aceh Timur Telusuri Misteri Kematian Bayi di Sungai Arakundo.*

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:46 WIB

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:55 WIB

Kendaraan Modifikasi dan Tukang Langsir Diduga Bebas Membeli BBM Subsidi di SPBU 14.246.1020 Kuning 1 Agara,

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:45 WIB

Kebakaran Dua Rumah di Aceh Tenggara, Api Berhasil Dipadamkan dalam 42 Menit

Berita Terbaru