Aceh Timur – Agaranews.net
Pejuang Safari Shubuh Aceh Timur
Ke-436 ,”Tugas Mulia ini menjadikan Tanggung Jawab Penuh Sebagai Jama’ah Safari Shubuh mengemban risalah Islam ini tidak hanya kepada manusia biasa, tapi juga para pemimpin yang mempunyai kewenangan serta tanggung jawab yang lebih. Minggu 02-08-2026 Masjid syuhada Tanoh anou
Safari shubuh turut hadir Ulama kharismatik H.Abu Keude Dua,Imam Besar Masjid Agung Idi, kordinator Pejuang shubuh Tgk syafruddin yacob..Sekjen Tgk Ridwan, di Masjid Syuhada.
,”Tentu dalam setiap tugas ini,
Allah mengisyaratkan manusia selalu bersikap Arib,bijaksana sabar dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan, selalu Istiqomah Mengajak hal kebaikan dan kita berharap bersama, kabupaten Aceh Timur Suatu saat nanti Tempatnya.
,”Komunitas yang Ramah dan Akrab, hidup di lingkungan dengan komunitas yang baik, ramah dapat meningkatkan rasa nyaman dan aman dan menjunjung tinggi nilai nilai ke islaman dan Syariat Islam
Ceramah, Tausiyah Safari subuh di isi oleh Tgk Abi mahdanil,Dari IDi Menyampaikan Tausiyahnya Menjelaskan Pentingnya Kesadaran Tinggi Setiap ihsan Manusia Membutuhkan Allah Dalam kehidupan,agar kita senantiasa menjadi hamba yang taat dan Istiqomah yakin akan keberadaan Allah SWT sebagai Zat yang menciptakan dan maha segalanya
Ia mengatakan Pintu Taubat terbuka lebar,jadikan diri kita Penerang siar Islam ikut serta dalam kegiatan Pengajian dan majelis-majelis Pengajian seperti Safari shubuh,hendak kita selalu menjaga mata rantai yang telah di terapkan dan sunah dari para ulama dahulunya
“Dengan iman yang kokoh, maka lahirlah amal-amal saleh dari setiap tingkah lakunya yang diyakini sebagai ibadah. Setiap perbuatan orang yang beriman jika didasari niat yang tulus karena Allah maka itu merupakan ibadah yang mendapat ganjaran olehNya,” jelas kehidupan akhirat yang abadi jangan lah jadikan diri kita, Manusia-manusia yg Rugi.
Kegiatan Tausiyah ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah mingguan, tetapi juga menjadi sarana pencerahan dan penguatan spiritual bagi jamaah dalam membangun kesadaran kolektif tentang makna hidup yang sejati.
Dijelaskannya, tugas pemimpin bukan untuk memenuhi kepentingan pribadinya, tapi Allah juga menyerukan setiap mukmin untuk menjadi sebagai agen perubahan dalam masyarakat dengan mengemban tugas sebagai juru dakwah, yang saling menasihati orang berbuat kesalahan mungkar.(Rahmad)
























