Sinergi Kemnaker dan Kementerian PU, Wamenaker Ferry : Pekerja Konstruksi Lokal Wajib Naik Kelas

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:11 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews. Com // Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat langkah strategis untuk membenahi tata kelola sektor ketenagakerjaan nasional, khususnya di bidang konstruksi.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor, yang akrab disapa Bang Ferry, menegaskan bahwa pemerintah resmi mengintegrasikan sistem pendataan dan pengawasan pekerja konstruksi antara Kemnaker dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Langkah integratif ini diyakini menjadi solusi konkret dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang jauh lebih efektif, transparan, dan berdaya saing tinggi.

Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan, bahwa selama ini proses perizinan dan pendataan tenaga kerja di sektor konstruksi seringkali menghadapi tantangan tumpang tindih birokrasi.

Dengan adanya integrasi sistem antara kedua kementerian ini, hambatan administratif tersebut dipangkas menjadi lebih ringkas.

“Melalui integrasi sistem ini, pelayanan publik dan birokrasi menjadi jauh lebih cepat. Koordinasi lintas sektoral antara Kemnaker dan Kementerian PU tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan dalam satu data dan sistem yang terpadu,” ujar Bang Ferry dalam keterangannya, Selasa (4/8).

Selain memangkas alur birokrasi, integrasi sistem ini juga difokuskan untuk memperketat pengawasan terhadap keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pemerintah berkomitmen agar kehadiran tenaga kerja asing di sektor konstruksi benar-benar selektif dan hanya diperuntukkan bagi keahlian spesifik yang belum dapat dipenuhi oleh tenaga kerja lokal.

Dengan sistem pengawasan terpadu, setiap TKA yang masuk akan tersaring secara ketat, baik dari sisi legalitas dokumen, Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), hingga kesesuaian kompetensi dengan bidang pekerjaan di lapangan.

“TKA akan kami saring secara ketat. Kita ingin memastikan bahwa aturan dipatuhi secara disiplin tanpa celah, sehingga kehadiran tenaga kerja asing tidak merugikan kesempatan kerja anak bangsa sendiri,” tegasnya.

Poin krusial lain dari sinergi ini adalah komitmen kuat pemerintah dalam mendongkrak kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Integrasi sistem data konstruksi ini akan dihubungkan langsung dengan peta kebutuhan industri serta program sertifikasi kompetensi.

Melalui skema ini, para pekerja konstruksi lokal diarahkan untuk mendapatkan pelatihan vokasi yang relevan agar mutu keterampilan mereka terdongkrak.

Pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur besar yang masif di tanah air tidak hanya menghasilkan bangunan fisik yang kokoh, tetapi juga melahirkan tenaga ahli lokal yang profesional dan berdaya saing global.

“Pekerja lokal kita harus naik kelas. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, kita bisa memetakan mana tenaga kerja lokal yang sudah tersertifikasi dan siap diterjunkan pada proyek-proyek strategis nasional,” pungkasnya.

Langkah integrasi sistem ini diharapkan segera beroperasi secara penuh dan menjadi babak baru tata kelola ketenagakerjaan konstruksi yang lebih berkeadilan, melindungi pekerja lokal, sekaligus mendongkrak produktivitas nasional.(Lia Hambali)

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Perindah Gerbang Kampung, Polsek Tanjung Priok Bersama Warga Sunter Agung Gotong Royong Cat Ulang Gapura
Perkuat Pelayanan Publik, Bid Propam Polda Metro Jaya Kunjungan Supervisi di Polsek Koja
Bid Propam Polda Metro Jaya Supervisi SPKT dan Sat Tahti Polsek Kelapa Gading, Tekankan Profesionalisme Pelayanan Publik
Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun
INDODAX Dorong Literasi Quantum Computing untuk Perkuat Kesiapan Ekosistem Blockchain
Jelang HUT ke-81 RI, SEKBER FAHMI Resmi Berdiri di Sumut, Usung Sinergi Advokat dan Media Kawal Penegakan Hukum
KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Bidik Kolaborasi Pemberdayaan Pemuda
Panen Cabai di Payabakung, Bupati Pastikan Dukungan untuk Petani Terus Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Perindah Gerbang Kampung, Polsek Tanjung Priok Bersama Warga Sunter Agung Gotong Royong Cat Ulang Gapura

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Bid Propam Polda Metro Jaya Kunjungan Supervisi di Polsek Koja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Bid Propam Polda Metro Jaya Supervisi SPKT dan Sat Tahti Polsek Kelapa Gading, Tekankan Profesionalisme Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:52 WIB

INDODAX Dorong Literasi Quantum Computing untuk Perkuat Kesiapan Ekosistem Blockchain

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:46 WIB

KNPI Sulsel Gandeng Bea Cukai Makassar, Bidik Kolaborasi Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Panen Cabai di Payabakung, Bupati Pastikan Dukungan untuk Petani Terus Diperkuat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Asri Ludin Tambunan Pastikan Peserta Jambore Nasional Deli Serdang Berangkat Tanpa Beban Biaya

Berita Terbaru