KUTACANE, agaranews.com
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE., MM., melakukan kunjungan kerja ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kutacane pada Senin pagi (14/7). Dalam suasana yang penuh antusiasme dari para siswa dan tenaga pendidik, kunjungan ini menjadi momen berharga bagi dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan-pesan inspiratif kepada seluruh peserta didik. Ia menekankan pentingnya ketekunan dalam belajar serta menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Anak-anakku sekalian, masa depan kalian ditentukan oleh sejauh mana kalian bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Jangan pernah menyerah, teruslah belajar dengan giat dan disiplin. Jadilah generasi Aceh Tenggara yang cerdas, berintegritas, dan berakhlak mulia,” ujar Bupati di hadapan ratusan siswa yang memenuhi halaman madrasah.
Selain motivasi belajar, H. M. Salim Fakhry juga memberikan peringatan tegas terkait bahaya narkoba di kalangan remaja. Ia mengimbau agar seluruh pelajar tidak sekali-kali mencoba maupun terlibat dengan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Saya minta kepada kalian semua untuk menjauhi narkoba. Sekali kalian mencoba, itu bisa menghancurkan masa depan. Tidak ada toleransi bagi siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala MAN 1 Kutacane, para guru, serta jajaran pemerintah daerah yang mendampingi Bupati. Dalam suasana yang penuh keakraban, Bupati juga berdialog langsung dengan beberapa siswa, mendengarkan aspirasi mereka, serta memberikan semangat agar tetap fokus dalam meraih cita-cita.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta memberikan perhatian serius terhadap pembangunan karakter generasi muda, terutama dalam upaya pencegahan terhadap ancaman narkoba dan perilaku menyimpang lainnya.
Bupati berharap, dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, akan lahir generasi Aceh Tenggara yang unggul dan siap menghadapi tantangan global di masa mendatang.
(Ady Gegoyong)


































