Kutacane-agaranews.com
Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara terus berjalan dengan semangat tinggi dan dukungan luas dari masyarakat. Tidak hanya menyasar pembangunan fisik, TMMD juga menekankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan komunikasi aktif antara personel TNI dengan warga, sebagai bagian dari strategi menyukseskan program secara menyeluruh.
Salah satu langkah konkret tersebut dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Posramil Ketambe, Serka Jaharuddin, yang secara langsung turun ke Desa Deleng Damar, Kecamatan Ketambe. Di sana, ia menyampaikan sosialisasi mengenai maksud, tujuan, serta manfaat dari program TMMD yang tengah dijalankan oleh Kodim 0108/Agara, termasuk berbagai kegiatan fisik dan non-fisik yang menjadi bagian dari program tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sosialisasi dan komunikasi adalah bagian penting dari upaya kami di lapangan. Ini adalah langkah strategis untuk merangkul dan memotivasi masyarakat agar ikut berperan aktif dalam menyukseskan TMMD,” ujar Serka Jaharuddin
Jumat (25/7/2025).
Serka Jaharuddin memaparkan sejumlah sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam program TMMD Reguler ke-125. Di antaranya adalah pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 2.000 meter, pembangunan empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan empat unit gorong-gorong, serta rehabilitasi jaringan pipanisasi di empat titik. Di samping itu, TMMD juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon, pembersihan lingkungan, normalisasi parit dan selokan, penanggulangan stunting, serta edukasi ketahanan pangan.
Menurutnya, TNI hadir tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak partisipasi masyarakat dan agen perubahan di desa. “TNI hadir di tengah rakyat, sebagai garda terdepan untuk mengayomi dan menggugah semangat warga. Kami ingin pembangunan ini tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga dirawat dan memberi manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan TMMD terletak pada kemanunggalan TNI dan rakyat. “Salah satu kunci utama dari suksesnya TMMD adalah kebersamaan. Kemitraan ini mampu mengubah dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, dan dari yang sudah ada menjadi lebih baik serta terpelihara,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh jajaran TNI mendapat respons positif dari masyarakat. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, menunjukkan antusiasme dalam mengikuti sesi penyuluhan yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Dalam suasana penuh keakraban, warga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan kerja nyata yang dilakukan oleh TNI di desa mereka.
“Terima kasih kami sampaikan kepada bapak-bapak TNI, khususnya dari Kodim 0108/Aceh Tenggara. Program ini sangat kami rasakan manfaatnya, apalagi bagi kami masyarakat kecil dan petani yang selama ini kesulitan dari segi akses maupun fasilitas,” ungkap salah satu warga Desa Deleng Damar yang turut hadir dalam kegiatan.
TMMD Reguler ke-125 menjadi bukti konkret bahwa kehadiran TNI tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kembali harapan, semangat, dan kepercayaan masyarakat terhadap masa depan desa mereka. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan warga, diharapkan setiap capaian TMMD mampu menjadi fondasi kemajuan yang berkelanjutan.
Ady


































