Kutacane,agaranews.com
Nuansa kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 yang dilaksanakan oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara. Sejak hari pertama pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, suasana keakraban sudah terasa antara anggota Satgas TMMD, personel Kodim 0108/Agara, dan warga masyarakat setempat.
Para personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD tampak langsung membaur dengan masyarakat, bekerja bahu-membahu dalam proses pembangunan jalan yang telah lama menjadi harapan warga desa. Kondisi ini menjadi potret nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial yang menjadi fondasi utama dalam pembangunan berbasis partisipasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Babinsa Desa Rikit Bur Dua bersama Penghulu Kute menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai program TMMD. Sosialisasi ini bertujuan agar warga memahami pentingnya pembangunan yang dilaksanakan, sekaligus mendorong semangat swadaya dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat kami sangat antusias. Mereka menyadari pentingnya pembangunan jalan ini, karena selama ini akses jalan sangat sulit dilalui, terutama di musim hujan. Jalan menjadi berlumpur, licin, dan berbahaya bagi pengendara,” ujar Penghulu Kute.
Pembangunan jalan yang tengah dikerjakan merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat. Jalan penghubung tersebut sebelumnya menjadi tantangan besar bagi aktivitas warga, baik untuk urusan ekonomi, pendidikan, maupun transportasi umum. Kondisi medan yang buruk telah lama menghambat pergerakan orang dan barang, serta menurunkan produktivitas masyarakat desa.
Dengan keterlibatan langsung TNI melalui program TMMD, jalan tersebut kini mulai dibuka dan diperbaiki secara bertahap. Setelah proses pengerasan dan pemadatan selesai, diharapkan aksesibilitas warga akan jauh meningkat. Aktivitas perekonomian dapat berjalan lebih lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, dan konektivitas antardesa menjadi lebih baik.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Mursyantoro, S.T., menyampaikan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami bangga melihat semangat kebersamaan warga. Ini adalah esensi utama dari TMMD: membangun desa sambil mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Kami yakin hasil dari pembangunan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Desa Rikit Bur Dua,” pungkasnya.
Program TMMD ke-125 diharapkan menjadi model pembangunan terpadu yang mampu menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung. TNI bersama rakyat tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun masa depan desa dengan pondasi kuat berupa solidaritas, kebersamaan, dan pengabdian.
(Ady)


































