Kutacane –agaranews.com
Suasana penuh keakraban dan kebersamaan begitu terasa dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 yang digelar oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara. Di tengah kesibukan dan padatnya aktivitas pembangunan fisik, personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD dan warga tetap menyempatkan diri untuk menikmati waktu istirahat siang dengan canda dan tawa bersama.
Pemandangan humanis tersebut terlihat di salah satu lokasi sasaran fisik TMMD, tepatnya di Desa Rikit Bur Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (04/08/2025). Sejumlah anggota Satgas TMMD, yang terdiri dari personel TNI, tampak duduk bersila di atas tikar bersama warga. Mereka menikmati suasana santai dengan berbincang hangat, saling bertukar cerita, dan bercanda sembari menikmati segelas kopi dan sebatang rokok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehangatan interaksi tersebut menggambarkan betapa eratnya hubungan emosional yang terjalin antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan TMMD. Tidak ada jarak atau sekat antara keduanya. Yang ada hanyalah semangat kebersamaan, gotong royong, dan saling menghargai dalam suasana penuh kekeluargaan.
Pengawas lapangan Satgas TMMD, Pelda Azrul Harahap, menjelaskan bahwa momen kebersamaan seperti ini bukan hanya menjadi bentuk penyegaran di sela pekerjaan fisik, tetapi juga mencerminkan terjalinnya sinergitas antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari seberapa banyak bangunan yang diselesaikan, tetapi juga dari seberapa kuat ikatan sosial yang berhasil dibangun bersama warga.
“Kebersamaan ini menjadi nilai penting dalam setiap pelaksanaan TMMD. Duduk bersama, bercerita, dan tertawa dengan masyarakat adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga pembangunan jiwa dan rasa persaudaraan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, suasana santai di waktu istirahat juga menjadi momen yang tepat untuk menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan warga. Hal ini berdampak positif terhadap kelancaran seluruh kegiatan TMMD, karena masyarakat merasa dihargai dan dilibatkan dalam setiap proses.
“Dengan adanya kedekatan emosional seperti ini, pekerjaan pun terasa lebih ringan dan menyenangkan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat dari pembangunan, tetapi juga turut ambil bagian dalam prosesnya,” lanjutnya.
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-125 di wilayah Kodim 0108/Agara sendiri melibatkan sejumlah sasaran fisik seperti pembangunan infrastruktur desa, termasuk rehabilitasi jalan, pembangunan MCK, dan fasilitas publik lainnya. Selain itu, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan juga dilaksanakan guna memberdayakan masyarakat secara menyeluruh.
Diharapkan, semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan ini akan terus berlanjut bahkan setelah program TMMD selesai. Nilai-nilai gotong royong, solidaritas, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi warisan penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa.
Ady
































