Wakil Bupati Pidie, Jaya Hasan Basri Diambang Bui, DPRK Pijay Bisa Apa…???

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 23:55 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pidie, AgaraNews.com // Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Wakil Bupati Pidie Jaya Naik ke Tahap Penyidikan, Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya Minta Proses Hukum Dikawal hingga Tuntas.

Pidie Jaya, 5 November 2025 — Kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala SPPG Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Muhammad Reza, oleh Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, resmi naik ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil setelah digelarnya gelar perkara di Aula PPA Ditreskrimum Polda Aceh pada Selasa, 4 November 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan status perkara ini menunjukkan bahwa terdapat indikasi kuat terjadinya tindak pidana penganiayaan, sebagaimana hasil gelar perkara tersebut. Karena melibatkan pejabat publik setingkat wakil bupati, proses pemeriksaan terhadap Hasan Basri akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Namun hingga kini, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya dinilai belum menunjukkan sikap dan integritasnya dalam menanggapi kasus tersebut.

Ketiadaan pernyataan resmi dari lembaga legislatif daerah itu menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat, bahwa DPRK Pidie Jaya lebih berperan sebagai “Dewan Perwakilan Keluarga” daripada sebagai wakil rakyat yang sejati.

Ketua Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya, Dedi Saputra, menegaskan bahwa masyarakat harus mengawal kasus ini hingga tuntas, agar keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Pidie Jaya untuk bersama-sama mengawal kasus ini. Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan integritas pejabat publik.

Tindakan kekerasan dan arogansi tidak boleh dibiarkan, apalagi dilakukan oleh seorang wakil bupati. Ini sangat memalukan, terutama bagi kami generasi penerus,” tegas Dedi.

Diketahui, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Hasan Basri terhadap Muhammad Reza di dapur MBG Yayasan Pionir Gampong Sagoe, Trienggadeng, pada Kamis (30/10/2025), bukan kali pertama.

Sebelumnya, Hasan Basri juga pernah dikabarkan melakukan kekerasan terhadap Kasatpol PP-WH Pidie Jaya.

Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya menegaskan bahwa setiap pejabat publik wajib menjadi teladan, bukan justru menunjukkan sikap premanisme yang mencoreng martabat pemerintahan daerah.

“Kami akan terus memantau proses hukum ini dan menuntut agar penegak hukum bertindak profesional serta transparan dalam menangani kasus yang melibatkan Wakil Bupati Pidie Jaya,” tutup Dedi Saputra.( Lia Hambali/ Tim)

Berita Terkait

15 Hari Mendapatkan Perawatan, RSUD TCD Sigli Antarkan Pasien Tanpa Pendampingan Keluarga tempat asalnya
Takziah Ke Rumah Abu Lamkawe, Dek Fadh Didampingi Haji Uma

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:58 WIB

Babinsa HK. Sipayung Hadiri Ibadah Minggu, Bukti Nyata TNI Selalu Dekat dengan Rakyat

Minggu, 26 April 2026 - 23:52 WIB

IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat

Minggu, 26 April 2026 - 23:44 WIB

Pastikan Kualitas, Dandim Trenggalek Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Minggu, 26 April 2026 - 23:40 WIB

Prajurit Petarung Gelar Tradisi Korps Pedang Pora Penyambutan dan Pelepasan Komandan Kodim 0201/Medan

Minggu, 26 April 2026 - 23:33 WIB

Prajurit Arhanud Gelar Tradisi Korps Penerimaan Danmen Arhanud 2/SSM dan Pelepasan Kol Arh Drajad Tri Putro

Minggu, 26 April 2026 - 23:22 WIB

Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 763/SBA Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Distrik Fef

Minggu, 26 April 2026 - 23:18 WIB

Babinsa Sambi Turun Langsung ke Warga, Pererat Silaturahmi dan Dukung Usaha Lokal di Babadan

Minggu, 26 April 2026 - 23:11 WIB

Satpol PP Karo Bersihkan Spanduk di Jalur Utama Berastagi, Dukung Visi Bupati Karo

Berita Terbaru