Perum BULOG Pastikan Pembangunan Gudang di Wilayah 3T Beroperasi Tahun Depan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 22:58 WIB

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – 21 September 2025 , AgaraNews.com // Perum BULOG mengambil langkah strategis untuk melindungi dan memberdayakan lebih dari 160.000 penggilingan padi (rice milling) skala kecil di Indonesia.

Program kolaboratif itu dijalankan dengan membangun 100 gudang baru hingga 2026, termasuk di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), sebagai pusat ekosistem pascapanen yang terintegrasi.

Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap potensi kerugian triliunan rupiah akibat fragmentasi sistem pascapanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penggilingan padi kecil adalah jantung ketahanan pangan kita. Mereka yang menopang ketahanan pangan di level akar rumput tidak boleh tergilas oleh persaingan yang tidak sehat dan keterbatasan akses,” tegas Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam kesempatan sebagai penguji disertasi Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia yang dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.Si., M.T.Dalam kesempatan itu, Andi Amran menegaskan pula komitmen pemerintah untuk melindungi pelaku usaha kecil melalui kebijakan yang berpihak.

Sidang disertasi tertutup berjudul “Transformasi Tata Kelola Kolaboratif Pascapanen Padi Berkelanjutan di Indonesia” yang telah dipertahankan Ahmad Rizal 19 November 2025 ini telah menjadi landasan kebijakan nyata.

Sebelum disertasi ini selesai, temuan krusialnya telah mendorong diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri dan Kepala Lembaga pada 11 November 2025 tentang Penugasan Percepatan Infrastruktur Pascapanen.

Pemerintah juga telah menyiapkan Draft Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkuat payung hukum program ini.

“Kami tidak hanya membangun gudang, tetapi menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Gudang-gudang baru BULOG di sentra produksi akan dilengkapi dengan Rice Milling Unit (RMU) dan pengering (dryer) modern. Melalui skema pay-per-use, penggilingan kecil dan petani dapat mengakses teknologi ini tanpa terbebani biaya modal yang besar,” jelas Ahmad Rizal.

Program ini dirancang dengan pendekatan triadic collaboration yang melibatkan BULOG, penggilingan/petani, dan investor swasta.

BULOG bertindak sebagai penjamin pasar melalui offtake agreement, sementara pihak swasta menyediakan investasi teknologi. Pendekatan ini memastikan keberlanjutan usaha dan stabilitas pasokan.

Pembangunan 100 gudang dengan investasi senilai Rp 5 triliun ini diprioritaskan di daerah yang belum memiliki fasilitas memadai dan wilayah 3T seperti Nias Selatan dan Morotai.

Ditargetkan rampung dalam satu tahun, gudang-gudang ini diharapkan sudah beroperasi sebelum musim panen raya 2026, memperkuat rantai pasok padi nasional dari hulu ke hilir.

Ahmad Rizal mengusulkan terobosan melalui pendekatan Soft Systems Methodology-based Multimethod dengan pengayaan Geographic Information System, Clustering Analysis, dan Multi-Criteria Decision Analysis.

Disertasi ini telah lolos uji Kode Etik dan sedang dalam proses review untuk publikasi di jurnal Scopus Q1 Public Performance & Management Review, Scopus Q2 Journal of Environmental Science and Sustainable Development, serta telah submit di International Journal of Agricultural Technology (Scopus Q4) dan akan terbit pada Jurnal Pangan Vol. 34 Edisi Sept–Des 2025 (SINTA 2).(Lia Hambali)

(Bulog)

Berita Terkait

Mushola Babujanah Kembali Berfungsi, Warga Pasar Rawa Nikmati Ibadah yang Nyaman
Membangkitkan Marwah Budaya melalui Langkah Nyata, KOWANI Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk Hari Kartini
Diduga Ada Pembiaran, bupati hingga APH diam,Kasus Dana Desa Terutung Payung Hilir Jadi Sorotan Warga
Menang di Tiga Tingkat Peradilan, GKPI Salak Kota Akhirnya Eksekusi Lahan Sengketa Setelah 5 Tahun Berproses
Wajah Baru Mushola Babujanah Usai Direhab Satgas TMMD 128,Anak-anak Nyaman Mengaji
Renovasi Rumah Pak Miswandi Selesai, TNI Buktikan Kepedulian”
Dari Gubuk Reot Lapuk,Berdiri Dengan Kayu Usang,TNI Datang Keluarga Pak Miswandi Jadi Nyaman
Sinergi TMMD 128: Membangun Asa Petani Semangka Desa Pasar Rawa 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:26 WIB

Mushola Babujanah Kembali Berfungsi, Warga Pasar Rawa Nikmati Ibadah yang Nyaman

Rabu, 29 April 2026 - 14:20 WIB

Membangkitkan Marwah Budaya melalui Langkah Nyata, KOWANI Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk Hari Kartini

Rabu, 29 April 2026 - 13:32 WIB

Diduga Ada Pembiaran, bupati hingga APH diam,Kasus Dana Desa Terutung Payung Hilir Jadi Sorotan Warga

Rabu, 29 April 2026 - 12:33 WIB

Menang di Tiga Tingkat Peradilan, GKPI Salak Kota Akhirnya Eksekusi Lahan Sengketa Setelah 5 Tahun Berproses

Rabu, 29 April 2026 - 12:25 WIB

Wajah Baru Mushola Babujanah Usai Direhab Satgas TMMD 128,Anak-anak Nyaman Mengaji

Rabu, 29 April 2026 - 12:17 WIB

Dari Gubuk Reot Lapuk,Berdiri Dengan Kayu Usang,TNI Datang Keluarga Pak Miswandi Jadi Nyaman

Rabu, 29 April 2026 - 12:13 WIB

Sinergi TMMD 128: Membangun Asa Petani Semangka Desa Pasar Rawa 

Rabu, 29 April 2026 - 12:09 WIB

Peluh Bercucuran Dibawah Panasnya Terik Matahari,TNI Polri dan Warga Genjot Pembangunan Jembatan TMMD 128 Pasar Rawa

Berita Terbaru