Skandal Bantuan Sosial : Dinsos Dinilai Lepas Tangan, Polres Diminta Segera Turun Tangan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:43 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lampung Selatan,
2 Desember 2025, AgaraNews .com // Kasus dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Batu Agung terus menjadi sorotan tajam publik. Berbagai kejanggalan, mulai dari proses mediasi tertutup, dugaan tekanan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hingga pembagian amplop kepada wartawan dalam jumpa pers, memunculkan kecurigaan bahwa ada upaya untuk menutupi aktor sebenarnya di balik praktik pungutan tersebut.

Situasi semakin memanas setelah Dinas Sosial Lampung Selatan mengeluarkan pernyataan resmi yang justru dinilai banyak pihak sebagai bentuk “lempar tanggung jawab” dan mengesankan bahwa instansi tersebut berusaha mencuci tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinsos: Pemotongan Bukan oleh Pendamping, Tapi Ketua Kelompok
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan menyatakan bahwa pemotongan dilakukan oleh ketua kelompok KPM, bukan pendamping PKH.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh pendamping agar betul-betul mendampingi KPM-nya masing-masing. Jika ada potongan atau pungli oleh ketua kelompok atau siapapun, sampaikan kepada KPM agar dapat melaporkan ke APH.”

Ia juga menegaskan bahwa posisi ketua kelompok berada di luar struktur PKH dan tidak bisa diberi sanksi oleh Dinsos:

“Jika ada ketua kelompok KPM yang melakukan potongan atau tindakan yang merugikan KPM, maka sebaiknya diganti dan dipilih yang lebih baik oleh KPM. Untuk memberikan efek jera dapat dilaporkan kepada APH. Ketua kelompok bukan pegawai atau struktur di bawah Pendamping PKH/TKSK sehingga kami tidak dapat memberikan sanksi kepada mereka.”

Dokumentasi: Dian (Poto salah satu KPM )

Publik Menilai: Dinsos Berupaya Cuci Tangan
Pernyataan tersebut menuai kritik keras. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana mungkin pendamping tidak mengetahui adanya pemotongan yang disebut telah berlangsung cukup lama.

Padahal, pendamping memiliki tugas fundamental:

Mengawasi penyaluran PKH
Mencegah penyimpangan
Melaporkan irregularitas
Mengawal kondisi KPM
Mengontrol dinamika kelompok

Ketika pemotongan terjadi berkali-kali tanpa terdeteksi, publik mempertanyakan:
Pendamping tidak tahu atau tidak mau tahu?
Atau lebih jauh: ada pihak yang sengaja dilindungi?

Dugaan Keterlibatan dan Pembungkaman: Amplop dalam Jumpa Pers Jadi Tanda Tanya
Dalam jumpa pers di Balai Desa Batu Agung, seorang individu diduga memberikan amplop kepada wartawan sambil berkata “berita yang bagus-bagus saja.”
Gestur ini memunculkan dugaan kuat bahwa ada upaya pembungkaman media dan pengendalian narasi publik.

Tidak hanya itu, “perdamaian” antara pihak yang terlibat dilakukan di kantor kecamatan secara tertutup, tanpa akses publik dan tanpa kejelasan prosedural.

Padahal camat tidak memiliki kewenangan hukum untuk memediasi kasus dugaan pidana bantuan sosial negara.
Hal ini justru memperkuat dugaan bahwa ada pengondisian struktural untuk meredam kasus sebelum menyentuh aparat penegak hukum.

Kasus Tidak Bisa Lagi Ditutup: Polres Lampung Selatan Diminta Turun
Melihat rangkaian kejanggalan tersebut, publik menilai bahwa persoalan ini tidak lagi menjadi konsumsi pribadi atau internal desa, melainkan urusan serius yang berpotensi masuk ke ranah pidana.

Desakan kepada kepolisian semakin menguat:

“Hal ini bukan lagi konsumsi pribadi. Polres Lampung Selatan harus segera turun tangan.( Lia Hambali/Tim)

Berita Terkait

Danrem 083/Baladhika Jaya : Malang Half Marathon Perkuat Sinergi dan Promosikan Potensi Daerah
Cegah Gangguan Kamtibmas, TNI-Polri dan Satpol PP Kompak Laksanakan Patroli Skala Besar Malam Hari
Babinsa Koramil 06/Kerajaan Hadirkan Solusi, Penentuan Lokasi Gerai KDKMP Dibahas Bersama
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Mengikuti Kebaktian di GBI Kedeberek, Wujud Nyata TNI Dekat dengan Rakyat
Gerak Cepat Babinsa dan Damkar, Kebakaran Subuh di Tigalingga Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa
Babinsa HK. Sipayung Hadiri Ibadah Minggu, Bukti Nyata TNI Selalu Dekat dengan Rakyat
IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat
Pastikan Kualitas, Dandim Trenggalek Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 00:20 WIB

Danrem 083/Baladhika Jaya : Malang Half Marathon Perkuat Sinergi dan Promosikan Potensi Daerah

Senin, 27 April 2026 - 00:15 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, TNI-Polri dan Satpol PP Kompak Laksanakan Patroli Skala Besar Malam Hari

Senin, 27 April 2026 - 00:12 WIB

Babinsa Koramil 06/Kerajaan Hadirkan Solusi, Penentuan Lokasi Gerai KDKMP Dibahas Bersama

Senin, 27 April 2026 - 00:09 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Mengikuti Kebaktian di GBI Kedeberek, Wujud Nyata TNI Dekat dengan Rakyat

Minggu, 26 April 2026 - 23:58 WIB

Babinsa HK. Sipayung Hadiri Ibadah Minggu, Bukti Nyata TNI Selalu Dekat dengan Rakyat

Minggu, 26 April 2026 - 23:52 WIB

IKAFEB UNAND Gelar Kegiatan Halal Bihalal Antar Alumni FEB UNAND di Jakarta Pusat

Minggu, 26 April 2026 - 23:44 WIB

Pastikan Kualitas, Dandim Trenggalek Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Minggu, 26 April 2026 - 23:40 WIB

Prajurit Petarung Gelar Tradisi Korps Pedang Pora Penyambutan dan Pelepasan Komandan Kodim 0201/Medan

Berita Terbaru