KUTACANE — agaranews.com // Suasana malam di sepanjang jalur dua Kutacane Lama hingga Simpang Kelapa Gading kini kembali terang. Setelah beberapa hari dilakukan perbaikan secara intensif, lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut akhirnya kembali menyala dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Rabu, 17 Desember 2025)
Pantauan di lapangan menunjukkan, jalur yang sebelumnya tampak gelap dan rawan kini kembali hidup. Cahaya lampu jalan tidak hanya memperjelas pandangan pengendara, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beraktivitas pada malam hari. Sejumlah pengguna jalan mengaku lega karena penerangan kembali normal, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Tenggara bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat. Tim teknis DLH turun langsung melakukan penelusuran titik-titik lampu yang padam, memperbaiki instalasi, serta mengganti komponen yang rusak akibat usia pakai dan pengaruh cuaca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tenggara, Ahmad Yani, SH, MM, menegaskan bahwa perbaikan PJU ini merupakan bagian dari pelayanan dasar pemerintah daerah kepada masyarakat.
> “Alhamdulillah, lampu jalan dari jalur dua Kutacane Lama hingga Simpang Kelapa Gading sudah kembali menyala. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam merespons cepat keluhan masyarakat. Ke depan, DLH akan terus melakukan pembenahan secara bertahap di titik-titik lainnya,” ujar Ahmad Yani.
Menurutnya, keberadaan lampu jalan sangat vital dalam mendukung keselamatan berlalu lintas sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan pada malam hari. Karena itu, DLH Aceh Tenggara telah menyusun agenda pemeliharaan rutin serta pendataan menyeluruh terhadap PJU di wilayah perkotaan maupun pinggiran.
DLH juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum dengan melaporkan jika menemukan lampu jalan yang padam atau rusak. Kolaborasi antara pemerintah dan warga dinilai penting agar penerangan jalan tetap berfungsi optimal dan berkelanjutan.
Dengan kembali terangnya jalur utama tersebut, wajah Kota Kutacane di malam hari pun kian semarak. Aktivitas masyarakat diharapkan berjalan lebih aman, lancar, dan nyaman, seiring upaya berkelanjutan DLH Aceh Tenggara dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan nyata dirasakan manfaatnya. Ady


































