Diduga Terungkap ke publik, Pengakuan Oknum Pemilik Warung Jual Bebas Pupuk Subsidi Selama 3 Tahun Tanpa e- RDKK Seolah – olah Kebal Hukum

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:59 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak Banten, AgaraNews .com // Distribusi pupuk subsidi di kampung dayasari Desa Lebak tipar Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Banten, diduga kuat disalahgunakan Pupuk yang seharusnya hanya diperuntukkan bagi petani terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), justru dijual bebas ke warung,hal ini memunculkan dugaan keterlibatan oknum kios resmi dan ketua kelompok tani.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pupuk subsidi jenis urea dan NPK disalurkan ke luar mekanisme resmi dan diperjualbelikan tanpa mengacu pada data e-RDKK. Praktik ini diduga dilakukan untuk meraup keuntungan pribadi, dengan harga jual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)

Pemilik warung, saat di konfirmasi awak media online menyebutkan ” saya beli pupuk dari ketua kelompok tani inisial ,Z, dan sebelum nya dikirim langsung oleh kios inisial ,U. Kalau untuk berjualan pupuk paling juga 3 tahun berjalan, dan tadi sudah saya jelaskan saya di kirim lngsung oleh U ke warung , terkait harga ,saya menjual RP 280.000. dan kalau lokasinya jauh Rp 300.000 / pasang. Terangnya, (24/12/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik kios inisial U , Saat dipantai keterangan, saya pagi-pagi sudah mendatangi ketua kelompok dan warung di kampung daya sari, itu ulah ketua kelompok, karena ketua kelompok tidak ada modal untuk penebusan pupuk dari kami,tapi datangi saja ketua kelompok , sama saya sudah di obrolkan,dan dia pesan ,akang di suruh menemui ketua kelompok,Z, obrolkan saja dengan dia. Katanya.

Dikonfirmasi ketua kelompok tani inisial Z. di kediamannya, ” saya menjual pukuk baru satu kali,karena kebetulan saya tidak ada uang untuk menebus nya, jadi kios jangan ngorbankan saya, saya tahu percis bahwa sebelumnya kios sendiri yang suka kirim barang ke warung tersebut, yang saya tau dari dulu pun kios yang menjual bebas ke warung tersebut, dan itu sudah berjalan lama,bahkan saya yakinkan kios tidak hanya menjual ke warung itu, kemungkinan ke warung lain pun ada, jangan saya yang di jadikan korban, hayu kalau mau saling bongkar,saya yang punya wilayah disini, dan saya lebih tau semua perbuatan kios. Ungkapnya.25/12/2025.

Menurut ,SI, selaku Distributor pupuk , ” saya sudah wanti-wanti dan selalu memberikan arahan kepada semua kios, jangan sampai pupuk bersubsidi di jual bebas, dah harganyapun harus mengikuti Harga Eceran Tertinggi(HET) karena pupuk bersubsidi tidak boleh di jual bebas tanpa mengacu ke e,RDKK, jadi jangan sampai dikemudian hari menjadi permasalahan, dan apa bila masih terjadi seperti itu, saya akan cabut ijin nya, dan tidak akan dikirim lagi pupuk. Ujarnya

Ketua ORMAS PERPAM Lebak selatan Farid Padlani, saat dikonfirmasi akan segera mendesak Aparat dan instansi terkait segera turun tangan untuk mengusut tuntas dan menindak pihak-pihak yang terlibat yang seolah olah kebal hukum. ungkapnya

Selanjutnya , Farid pun menjelaskan Dampak dari perbuatan oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani, petani yang berhak justru kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam. Sejumlah petani mengaku sudah berulang kali mengeluhkan kondisi tersebut, namun belum ada tindakan tegas dari Dinas terkait.

Dugaan penyimpangan ini dinilai berpotensi merugikan negara dan mencederai tujuan program subsidi Pupuk dari pemerintah, pungkasnya.         ( Lia Hambali)

( h.bendi***tim)

Berita Terkait

Bareskrim Bidik Ramang Ishaka dan Muhamad Syair, Kunci Kasus Tanah Kerangan Mulai Terbuka
Wali Kota Munjirin Resmikan Bank Sampah Induk “Makasar Ceria”, Dorong Pengelolaan dari Sumber
Tragedi di Balik Aroma Kopi : Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Satpol-PP Jakarta
Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi
Kunjungan Kerja Wakil Walikota Palangkaraya Pererat Silaturahmi dan Promosi Wisata Tanah Karo
15 Meninggal, 88 Luka-Luka. Pejabat Cuma Bilang Evaluasi
Suhendra Saputra : Dari Zona Jalanan 98 ke Zona Integritas Kekuasaan 
Subagyo dan Relawan Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Warga Sidokerto 

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 07:50 WIB

Bareskrim Bidik Ramang Ishaka dan Muhamad Syair, Kunci Kasus Tanah Kerangan Mulai Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 07:41 WIB

Wali Kota Munjirin Resmikan Bank Sampah Induk “Makasar Ceria”, Dorong Pengelolaan dari Sumber

Rabu, 29 April 2026 - 07:30 WIB

Tragedi di Balik Aroma Kopi : Jeritan Hati “Starling” Kuningan dalam Cengkeraman Pungli dan Kekerasan Satpol-PP Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 02:14 WIB

Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi

Rabu, 29 April 2026 - 02:08 WIB

Kunjungan Kerja Wakil Walikota Palangkaraya Pererat Silaturahmi dan Promosi Wisata Tanah Karo

Selasa, 28 April 2026 - 23:52 WIB

Suhendra Saputra : Dari Zona Jalanan 98 ke Zona Integritas Kekuasaan 

Selasa, 28 April 2026 - 23:39 WIB

Subagyo dan Relawan Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis bagi Warga Sidokerto 

Selasa, 28 April 2026 - 23:37 WIB

GRIB Jaya Sidoarjo Pasang Badan, Kecam Dugaan Kriminalisasi ART Atas Tuduhan Pencurian Tanpa Bukti

Berita Terbaru